Pemprov Jabar

Program Desa Digital Jabar Mendunia

BANDUNG – Program Desa Digital Jawa Barat mendunia, dan mendapat apresiasi lembaga internasional. Adalah lembaga IDC Government Insights yang menganugerahi Desa Digital atau Digital Village sebagai konsep Kota Cerdas terbaik se-Asia Pasific atau The Best Asia Pasific Smart City, untuk kategori Ekuitas Digital dan Aksesibilitas (Digital Equity And Accessibility) dalam penghargaan Smart City Asia Pasific Awards (SCAPA), Senin (31/5/2020) .

IDC Smart City Asia Pacific Awards ditetapkan melalui enam tahap kerangka acuan yang disebut IDC Smart City Development Index (Index pembangunan kota cerdas), yang diharapkan dapat membantu perencana kota pintar/Smart City menganalisis keadaan saat ini dari konsep Smart City-nya dibandingkan dengan konsep terbaik lain di kelasnya. Dengan demikian, para eksekutif ini dapat memetakan rencana pembangunan masa depan.

IDC melakukan penelitian Indeks Pembangunan Kota Cerdas setiap tahunnya untuk membantu menetapkan penyebab mendasar kelahiran, evolusi, dan kelangsungan hidup kota-kota utama di wilayah tersebut.

Sebagai konsekuensinya, penelitian ini mencakup pengakuan publik terhadap organisasi dan / atau kota yang memiliki konsep terbaik di Asia Pasifik melalui IDC Smart City Asia Pacific Awards (SCAPA).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar, Setiaji, mengatakan, Desa Digital mendapat penghargaan tersebut karena dinilai mampu memberdayakan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet.

“Semua pemenang dalam ajang tersebut ditentukan berdasarkan tolak ukur analis IDC, pemungutan suara publik, dan penilaian dari Dewan Penasihat Internasional.

Kita dinilai bisa meningkatkan aksesibilitas, seperti internet, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui digital,” kata Setiaji, Minggu (31/5/2020).

“Kita memiliki program-program seperti memberikan akses internet ke 400 titik yang blank spot. Program IoT di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan lain sebagainya. Itu yang membuat juri tertarik dengan Desa Digital,” imbuhnya.

IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2020 digelar oleh International Data Corporation (IDC) yang merupakan penyedia global utama intelijen pasar, layanan konsultasi, dan acara untuk teknologi informasi, telekomunikasi, dan pasar teknologi konsumen.

Setiaji mengatakan, ada 14 kategori dalam IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2020. Pemda Provinsi Jabar, kata ia, menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang meraih penghargaan dalam ajang tersebut.

Taiwan meraih 4 penghargaan, China dan Singapura masing-masing mendapat 3 penghargaan, Korea Selatan dan Australia masing-masing 2 penghargaan, serta India, Hong Kong, Malaysia, dan Selandia Baru dengan 1 penghargaan.

Pada tahun keenam, IDC SCAPA 2020 mencakup 14 e-Service Smart City seperti: Administrasi; Partisipasi Masyarakat; Ekuitas dan Aksesibilitas Digital; Pengembangan Ekonomi, Pariwisata, Seni, Perpustakaan, Budaya, Ruang Terbuka; Pendidikan; Kesehatan Masyarakat dan Pelayanan Sosial; Pusat Pelayanan Terpadu – Manajemen Tanggap Bencana/Persiapan Bencana; Kebijakan Cerdas; Bangunan Cerdas / Taman Teknologi Cerdas; Pengelolaan Air Cerdas; Infrastruktur Berkelanjutan; Transportasi – Kendaraan yang Terhubung & Otonom, Transit Transportasi Publik, Transportasi Online; Infrastruktur Transportasi; Perencanaan Kota dan Tata Guna Lahan.  (Pun)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button