Gubernur Jabar ‘Belanjakan’ Rp 40 Miliar untuk Masker Scuba

  • Whatsapp
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan sambutan dalam acara "Marketeers Festival 2020" melalui videoconference dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (19/9/20).(Foto: Rizal/Humas Jabar)

RADARSUKABUMI.com –  Kebijakan Pemprov Jabar yang membelanjakan duit sebesar Rp40 miliar untuk memesanan masker scuba menjadi polemik.

Pasalnya, masker jenis tersebut tidak direkomendasikan secara medis dan sama sekali tak bisa meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, Pemprov Jabar tetap akan melanjutkan pemesanan kepada ratusan UMKM di Jabar itu lantaran memang sudah terlanjur memesan.

Akan tetapi, pihaknya sudah meminta agar masker tersebut dilapisi lagi dan dimodifikasi agar sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan.

Demikian disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai penyampaian jawaban dari pandangan umum fraksi-fraksi terhadap perubahan Raperda APBD Tahun 2020, di Gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (24/9/2020) malam.

“Oh, itu nanti dilapis saja. Jadi, maskernya dilapis yang sesuai dengan protokol kesehatan. Jadi aman,” kata Emil, sapaab akrabnya.

Ia menambahkan bahwa permasalahan masker scuba itu berbicara persoalan medis yang hanya perlu diganti cara pembuatan maskernya.

“Kalau isunya adalah kesehatan ya sudah diperbaiki metodenya. Supaya yakin, nanti balai tekstil akan mengambil simpulan-simpulan,” ucapnya.

Ia juga menyatakan, pihaknya telat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa penggunaan masker scuba tidak direkomendasikan secara medis.

Terkait pemesanan, dia menjelaskan bahwa Pemprov Jabar sudah terlanjur memesan pada UMKM dan akan tetap melanjutkan karena sudah terikat secara hukum.

“Jadi, anggarannya sudah keburu dibelanjakan pengumumannya, kan telat ya, itu kan jadi masalah hukum nanti,” pungkas Emil.

(arf/pojoksatu)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *