Mengintip Kepastian, Warga Berharap Pembangunan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Segera Dilanjutkan

Jembatan Sodongkopo Pangandaran
Kondisi saat ini belum ada tanda-tanda pembangunan (lanjutan) jembatan Sodongkopo. (foto: Ist/ untuk Radar Sukabumi)

PANGANDARAN – Hingga saat ini belum ada kepastian atau informasi yang jelas soal kapan akan dimulai pembangunan (lanjutan) jembatan Sodongkopo, di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar).

Seperti diketahui jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan dua Desa, yakni Desa Kondangjajar dan Batukaras Kabupaten Pangandaran, yang notabene menjadi sarana menuju destinasi wisata pantai Pangandaran.

Bacaan Lainnya

Para warga didua lokasi tersebut sangat berharap pembangunan jembatan Sodongkopo segera dilaksanakan hingga selesai. Mengingat, selama belum ada jembatan aktivitas warga di Pangandaran menjadi terganggu.

Salah satunya disampaikan Ibu Nur, warga Kecamatan Cijulang. “Kami, selaku warga Pangandaran dan warga setempat sangat menantikan pembangunan jembatan Sodongkopo segera diselesaikan, agar aktifitas sehari-hari kami bisa berjalan lancar,” tuturnya.

“Kasihan warga disini harus menggunakan sampan bila ingin menyeberang ke Batukaras dan sebaliknya,” keluhnya disampaikan kepada Radar Sukabumi.

“Kami berharap pemerintah secepatnya mengerjakan pembangunan jembatan yang sudah beberapa bulan ini tidak dikerjakan,” kata dia, menambahkan.

Harapan para warga itu disampaikan pula oleh Mukarom selaku Kepala Desa (Kuwu-red) Kondangjajar. “Ya, warga (khusunya) didua Desa ini sangat menantikan pembangunan jembatan segera dilaksanakan,” ujarnya, kepada Radar Sukabumi, melalui telepo selulernya.

Ia pun cukup intens memantau jika ada aktivitas atau pengerjaan pembangunan jembatan Sodongkopo. Bahkan pada Jumat (20/6/2024) lalu, Mukarom, mengecek kelokasi (jembatan-red), namun belum terlihat tanda-tanda akan dimulai pengerjaan.

“Abdi nembe ka lokasi, tapi suwung teu aya sasaha. Materialnya juga teu acan aya. Sakitu sementawis,” (saya barusan ke lokasi, tapi tidak ada siapa-siapa. Materialnya juga belum ada. Begitu sementara-red),” ungkap dia, melalui pesan WhatApp yang dirilis Radar Sukabumi, Selasa (25/6/2024).

Tak hanya itu, Mukarom pun mencoba melakukan komunikasi melalui telepon kepada salah seorang ASN dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) provinsi Jawa Barat, pada UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V. ASN tersebut kata Mukarom dikenal dengan nama Ucok.

“Dari komunikasi itu, menurut Ucok bahwa pembangunan lanjutan jembatan Sodongkopo akan dimulai pada akhir Juni 2024 atau awal Juli 2024,” kata Mukarom.

Bascam pekerja jembatan Sodongkopo
Bascam yang biasa digunakan para pekerja jembatan Sodongkopo tak berpenghuni. (foto: Ist/ untuk Radar Sukabumi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *