Kawanan Monyet Liar Masuk Permukiman, Warga Kampung Andir Resah

Ilustrasi kawanan monyet masuk ke permukiman warga Lembang, Bandung Barat. Foto: ANTARA/Dok Warga Lembang

RADARSUKABUMI.com – Warga Kampung Andir, Desa Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dibuat resah dengan kehadiran kawanan monyet liar yang masuk ke permukiman.

Dalam sebuah rekaman video amatir bahkan memperlihatkan, seekor monyet mati tertabrak sepeda motor saat memasuki Jalan Raya Lembang pada Rabu (15/7).

Bacaan Lainnya

Warga setempat, Muhamad Fikri Fathadi (23) menjelaskan, monyet yang tergeletak di tengah jalan salah satu dari kawanan monyet liar yang masuk ke jalan raya.

“Awalnya sih saya lagi kerja di toko. Tiba-tiba ada pengendara motor jatuh. Pas dilihat, monyetnya sudah mati,” katanya.

Ia menyebut, saat hendak memindahkan bangkai monyet yang tergeletak di tengah jalan, warga tidak jarang mendapatkan serangan dari kawanan monyet lain.

“Kalau ke permukiman ke sini itu sering. Kadang sore atau malam. Monyet-monyet ini biasanya mengambil makanan milik warga,” ucapnya.

Menurut aktivis lingkungan hidup, Steve Ewon, gerombolan monyet itu merupakan jenis ekor panjang (makaka) yang selalu hidup bergerombol dan berpindah-pindah.

“Mereka (monyet) akan berpindah tempat jika di wilayah yang dikuasainya kehabisan bahan makanan,” katanya kepada Radar Bandung, Kamis (16/7).

Jenis monyet makaka biasanya hidup bergerombol 20-40 ekor dengan satu monyet yang dominan berjenis kelamin pejantan.

“Biasanya itu satu turunan yang bergerombol dengan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain,” katanya. (kro/radarbandung)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *