Kasus COVID-19 Meningkat, Gubernur Jawa Barat Minta Warga Vaksin Ulang

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin memberikan keterangan di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Bandung, Jumat (8/12/2023). (Ricky Prayoga)
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin memberikan keterangan di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Bandung, Jumat (8/12/2023). (Ricky Prayoga)

BANDUNG — Peningkatan kasus COVID-19 termasuk di Jawa Barat, di mana telah ada 87 kasus dari 27 kabupaten/kota membuat Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin meminta warga untuk mendapatkan vaksin ulang.

Bahkan, kata Bey, imbauan kepada masyarakat untuk divaksin COVID-19 ulang itu, khususnya bagi mereka yang telah melewati jangka waktu enam bulan dari vaksinasi terakhir, dituangkan dalam surat edaran.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah mengeluarkan surat edaran, bagi mereka yang imunisasi COVID-19 dan lebih dari enam bulan, sebaiknya diulang untuk vaksinasi, tinggal datang ke puskesmas, vaksinnya masih gratis,” kata Bey di Bandung, Jumat.

Selain itu, dalam mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus, khususnya di Jawa Barat, Bey juga meminta masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi keramaian, dan mengurangi mobilitas.

“Pertama kita ingatkan kembali masyarakat untuk menjaga prokes (5M). Selain itu, bagi masyarakat yang merasa tidak enak badan sebaiknya menggunakan masker,” ujar Bey.

Terkait dengan fasilitas kesehatan di Jawa Barat, Bey memastikan telah siap melakukan penanganan jika COVID-19 meningkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *