Wanita kelahiran 2 Maret 1969 itu, tak pernah absen dalam pengajian rutin yang diadakan di masjid dekat kediamannya. “Iya, beliau ini rajin ikut pengajian, selalu ikut jika ada sumbangan di masjid atau pengajian,” ujar Eman Sulaeman, kerabat Baldiah saat ditemui Radar Bogor, Senin siang (15/1/2024).
Sosok Baldiah pun dikenal dekat dengan anak-anak yang ada di sekitar rumahnya. Jika memiliki rezeki lebih, ia selalu membelikan buah-buahan untuk dibagikan pada anak anak. “Iya, jadi dekat dengan anak-anak di sini,” tuturnya.
Baldiah pun dikenal kerabat dan tetangganya sebagai sosok ibu yang pekerja keras. Ia selalu mengusahakan apa yang diminta anaknya. Dibalik keterbelakangan yang dideritanya sejak kecil itu, Baldiah selalu mencoba membuat anaknya bahagia.
“Jadi, kami sudah beberapa kali melarang untuk mengamen, tapi beliau ini selalu sembunyi-sembunyi. Katanya demi anaknya,” paparnya.
Sementara itu Baldiah mengaku, dirinya akan melakukan apapun untuk masa depan anaknya. Agar masa depan dan cita cita anaknya bisa tercapai. “Selagi halal, berjuang terus buat anak,” ucap Baldiah kepada Radar Bogor. (all)






