Bima Arya : Longsor Tebing Batutulis Murni Kesalahan PT KAI

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau lokasi longsor Batutulis, Jumat (17/11/2023). Dede/Radar Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau lokasi longsor Batutulis, Jumat (17/11/2023). Dede/Radar Bogor

BOGOR — Wali Kota Bogor, Bima Arya menyemprot PT KAI, karena menilai dalam pembangunan ini ada kesalahan perhitungan kontruksi yang dilakukan pekerja, sehingga terjadi longsor untuk yang kedua kalinya pada tebingan tersebut.

“Pertama kalau kita lihat ini ada salah perhitungan konstruksi pasti nih dari PT KAI, ya karena sudah dikerjakan tapi longsor,” kata Bima Arya saat di lokasi.

Bacaan Lainnya

Bima Arya meminta agar segera dilakukan kajian cepat, untuk mengetahui apa yang salah dalam kontruksinya. “Sehingga tidak bisa membangun kembali begitu saja, harus ada kontruksi yang dilihat lagi ini karena ada rembesan disini,” ucapnya.

Menurut Bima Arya, memang dalam kejadian longsor ini ada faktor force majeure terkait bencana. Akan tetapi, hal itu sebenarnya bisa diantisipasi, asalkan hitungan dan tekniknya sesuai dan pas.

“Itu kan bisa diantisipasi kalau hitungannya pas, kalau tekniknya juga sesuai, ini kan sudah jadi hancur lagi, berarti ada yang salah hitung. Ya saya kira harus lebih fokus dalam hal kualitas pekerjaan,” ucap Wali Kota Bogor itu.

Pada kesempatan ini, Bima Arya juga mengaku kecewa dengan pihak PT KAI. Karena, seharusnya mereka bisa menjelaskan langsung kepada dirinya terkait bencana tebing longsor ini.

“Saya menyampaikan kekecewaan kepada PT KAI dan pelaksana kegiatan disini. Ya hari ini saja harusnya ada yang dateng. Koordinasi kita jalan terus, ini juga Kadishub sudah koordinasi harusnya dateng tapi tidak datang,” ungkap dia.

“Karena ini menyangkut kepentingan banyak orang juga, jangan sampai macet jangan sampai bencana gitu ya, nanti minggu depan saya akan datangi lagi lah ke teman-teman PT KAI untuk meminta komitmennya,” sambung dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *