Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan penanganan kekeringan secara garis besar dilakukan dengan fokus penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak penggunaan domestik rumah tangga melalui armada truk tangki.
Dengan didukung pendistribusian air secara masif yang disertai normalisasi sungai, pembuatan sumur satelit, pipanisasi, pompanisasi, hingga pembuatan long storage, dampak bencana kekeringan di Kabupaten Bekasi dapat diminimalisasi.
“Saat ini Kabupaten Bekasi sedang mengalami kekeringan sudah hampir dua bulan, setiap hari kita melakukan pendistribusian air bersih di desa-desa dan hingga hari ini sudah mencapai 5.599.700 liter air yang telah disalurkan bagi warga terdampak kekeringan,” katanya.(*)






