BANDUNG – Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan memperluas cakupan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Operasi yang memasuki hari kesembilan ini difokuskan pada sektor prioritas dengan tetap mengedepankan keselamatan personel dan pengendalian risiko longsor susulan.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan perluasan area dilakukan seiring bertambahnya unsur SAR gabungan. “Area pencarian kami perluas agar seluruh sektor dapat tercakup secara maksimal,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Hingga hari kesembilan, jumlah korban terdampak tercatat 158 jiwa. Rinciannya, 78 orang selamat, 70 korban telah dievakuasi dalam kantong jenazah, dan 10 orang lainnya masih diduga tertimbun material longsoran.
Sebelum pencarian, tim melakukan asesmen kondisi longsoran menggunakan drone UAV sejak pukul 06.00 WIB untuk memetakan potensi bahaya, menentukan area aman, serta menetapkan jalur evakuasi darurat. Setelah dinyatakan aman, 22 ekor anjing pelacak K-9 dikerahkan untuk menelusuri titik potensial keberadaan korban di tiga sektor pencarian.
Pencarian dimulai pukul 08.00 WIB dengan fokus pada Sektor Alpha, Bravo, dan Charlie. Metode pencarian dilakukan secara manual, teknikal, serta dukungan alat berat yang digunakan secara terkontrol sesuai kondisi medan.




