Kepala Polsek Cipatujah Iptu Tono Suherman menyatakan, bangunan KUA yang rusak yakni bagian atap bangunan dari rangka baja ringan yang ambruk, begitu juga bagian dinding tembok retak-retak. Bangunan roboh itu tidak menimbulkan korban jiwa. “Kantor KUA Cipatujah ambruk, barang-barang rusak tertimpa, untungnya tidak ada korban jiwa,” kata Tono.
Laporan resmi dari www.bmkg.go.id menyebutkan gempa tektonik berkekuatan magnitdo 5.5 terjadi di selatan Jawa Barat, Kamis, pukul 05.43 WIB dan tidak berpotensi tsunami.
Titik gempa terjadi di wilayah selatan Garut-Tasikmalaya atau tepatnya di laut pada jarak 94 km arah barat daya Kabupaten Pangandaran pada kedalaman 41 km.(*)






