JAWA BARAT

Gadis di Cimahi Diperkosa Mantan Pacar dan Temannya Hingga Tewas

CIMAHI, RADARSUKABUMI.com — Seorang ABG di Cimahi tewas dibunuh mantan pacar bersama temannya. Sebelum dibunuh, korban dicekoki arak lalu diperkosa berulangkali.

Mantan pacar korban NN (17) bersama Nanang (27) bertindak sadis menganiaya ABG Cimahi berinisial ZNS (15) ini.

Nanang juga memerkosa ABG tersebut di lahan kebun tomat, Kota Cimahi, Rabu (29/1/2020) malam.

Korban ZNS merupakan warga Jalan Baros Utama, Kota Cimahi.

Sementara kedua pelaku berasal dari kawasan lain.

Polisi sudah menangkap Nanang dan NN (17) pada Kamis (6/2) pekan lalu.

Dalam kasus ini, mantan pacar korban, NN menjadi tersangka.

Pasalnya, NN menjemput dan sempat berbuat cabul kepada korban.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban menderita luka tusuk di area kepala atau tepatnya wajah sebelah kanan.

Saat itu, Nanang tiga kali memerkosa korban yang keadaan tak berdaya dan bersimbah darah.

“Jadi pelaku ini mencekoki korban dulu dengan minuman keras. Setelah korban mabuk, diajak ke semak. Dianiaya biar tidak berdaya lalu disetubuhi,” ujar Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, beberapa waktu lalu.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku menutupi tubuh korban dengan bilah bambu. Kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor dan sempat diburu oleh warga namun tak terkejar.

Dalam balutan baju tahanan dan tangan terborgol, Nanang mengaku baru pertama kali bertemu dengan ZNS.

“Saya hanya bermaksud melumpuhkan korban saja, saya pukul dulu, kemudian menusuk korban empat kali pakai bilah bambu,” kata Nanang.

Nanang mengaku sempat menenggak minuman keras sebelum melakukan perbuatan durjana tersebut.

“Habis minum arak,” ucap Nanang.

Tragis bagi korban ZNS, selagi perawatan intensif di RSUD Cibabat, Cimahi, ABG tersebut meninggal, Rabu (12/2/2020) pukul 10.45 WIB.

Dan dimakamkan pada esok harinya atau Kamis di kampungnya.

(ral/int/pojokjabar/izo/rs)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button