Lina Ruslinawati Minta Pemprov Jabar Perhatikan Petani Soal Pupuk dan Kembangkan Udang Vaname

Lina Ruslinawati
Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Dra. Hj. Lina Ruslinawati

SUKABUMI — Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati meminta Pemprov untuk memperhatikan petani yang ada di Jawa Barat untuk membenahi masalah pupuk. Saat ini banyak petani yang belum mendapatkan kartu tani, bahkan yang memiliki kartu tani juga sangat sulit mendapatkan pupuk.

“Ya masalah petani ini soal pupuk, yang mendapatkan kartu tani sudah kesulitan dapat pupuk. Apalagi yang diluar yang tidak mendapatkan kartu tani. Ini harus jadi perhatian Pemprov Jabar, “terangnya.

Menurutnya, Subsidi ini seharusnya diperuntukan bagi petani. Ternyata diluar pertanian ada juga yang mebutuhkan pupuk, misalnya pembudidaya ika, udang ternyata mereka membutuhkan pupuk yang digunakan untuk menumbuhkan plankton sumber pakan ikan.

“Para petani tambak ini membutuhkan pupuk yang tidak sedikit, karena luasan tambak mereka luas sampai hektaran. Nah para petani ini membutuhkan pupuk yang banyak dan perlu jadi perhatian pemerintah, “jelas legislator asal Sukabumi ini.

Mulai dari Karawang, Pangandaran, Cirebon dan Indramayu kebanyak petani tambak ini membutuhkan pupuk. Mereka saat ini membeli pupuk tidak disubsidi pemerintah artinya melakukan pembelian dengan harga normal.

“Sudah mereka terkedala cuaca ekstrem ketersediaan pupuk juga sulit dan mahal, stimulan pupuk juag susah didapatkan, perlu ada pemerintah dalam hal ini Provinsi terhadap para petambak ini, “tegasnya.

Menurutnya, dulu di Jawa Barat sempat berjaya Udang Vaname, tapi sekarang redup. Dirinya berharap keberadaan produksi udang Vaname ini kembali dihidupkan kembali sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Karena, dari luar provinsi peminat udang vaname ini sangat tinggi.

“Nah, kenapa tidak sih pemerintah memberikan perhatian khusus untuk mengembalikan udang vaname sebagai pendapatan daerah, kenapa sekarang pembangunan lebih kepada
sektor-sektor yang tidak memberikan pendapatan daerah, “tukasnya. (adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.