Jelang Lebaran, Lina Ruslinawati : Hasil Pantauan Harga Sembako di Jabar Masih Wajar

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Fraksi Gerindra Lina Ruslinawati
PEMANTAUAN : Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Fraksi Gerindra Lina Ruslinawati saat melakukan pemantauan disalah satu pasar beberapa waktu lalu. (Foto : Dok Lina Ruslinawati/DPRD Jabar)

SUKABUMI — Menjelang hari raya lebaran idul fitri tahun 2022 mendatang, sejumlah harga bahan pokok mengalami peningkatan harga. Namun, meski begitu harga-harga masih diatas wajar. Hal itu dipastikan oleh Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang sudah melakukan pemantauan di sejumlah titik pasar yang ada di Jawa barat.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Fraksi Gerindra Lina Ruslinawati yang menjelaskan, bahwa kenaikan jelang lebaran merupakan acara tahunan yang tidak bisa dihindari, pasalnya disaat itu ada permintaan naik sehingga kenaikan harga terjadi.

Bacaan Lainnya

“Ya itu hukum alam ya, dimana terjadi peningkatan permintaan barang maka akan naik harganya, “jelas Lina kepada Radar Sukabumi

Namun, meski begitu peningkatannya masih dibatas yang wajar. Dirinya meminta kepada dinas terkait dalam hal ini dinas perdagangan untuk terus memantau harga-harga dilapangan.

“Hasil pantauan kemarin, stok barang bahan pokok aman ya. Semoga tidak terjadi peningkatan harga yang tinggi, “terangnya.

Menurutnya, naiknya harga tersebut disebabkan fluktuasi harga yang terjadi sejak awal Ramadan sampai dengan menjelang hari raya Idulfitri. Diprediksi tiga hari menjelang Idulfitri sepertinya akan ada kenaikan kembali, kita berharap kenaikannya juga tidak terlalu tinggi.

Lebih lanjut anggota DPRD Jabar dari Fraksi Gerindra tersebut mengimbau kepada masyarakat, untuk senantiasa selalu mentaati protokol kesehatan saat berbelanja di pasar.

“Pada masa pandemi saat ini klaster pasar masih rentan, banyak berkerumun. Kita selalu ingatkan masyarakat untuk menggunakan masker, menjaga jarak saat berbelanja, dan tetap memperhatikan kebersihan” paparnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat (Jabar) M. Arifin Soedjayana menyakini harga sembako di pasar bakal stabil. Pasalnya saat panen raya tiba pada April dan Mei 2021.

Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) menjamin harga barang kebutuhan pokok tetap stabil memasuki bulan Ramadan. Stabilitas harga dipengaruhi dengan stok barang kebutuhan pokok yang aman dan terkendali.

Ia menjelaskan, berdasarkan data pantauan Disperindag Jabar dari lima pasar. Yakni Pasar Kosambi, Pasar Sederhana, Pasar Kiaracondong, dan Pasar Baru pada minggu ketiga Maret 2021, harga beras berkisar Rp 9.800 hingga Rp 13.000 per kilogram (kg).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.