Jaenudin: Tak Hanya Cetak Hafiz Quran, Program Sadesha Sejahterakan Pengajarnya

  • Whatsapp
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, M Jaenudin
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, M Jaenudin (paling kiri) menjadi salah seorang pemateri pada acara Pembinaan Para Peserta Angkatan ke-Vlll SADESHA,Kamis (30/9/2021).

BANDUNG – Anggota Komisi V DPRD Jabar, Muhammad Jaenudin menjadi salah seorang pemateri pada acara Pembinaan Para Peserta Angkatan ke-Vlll Satu Desa Satu Hapidz ( SADESHA) yang berasal dari 2 Kabupaten di Jawa Barat,yaitu Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Subang.

Acara tersebut digelar di Hotel Sutan Raja Soreang, Jalan Raya Soreang KM 17 No.10 Cingcin Pamekaran Kecamatan Soreang Bandung,Kamis (30/9/2021).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut di selenggarakan oleh Biro Kesejahtraan Rakyat SETDA Propinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan JQH (Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz) Nahdlatul Ulama Jawa Barat dan DPRD Provinsi Jawa Barat.

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Muhammad Jaenudin, menginginkan Program Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) tidak hanya mencetak para hafidz Al Quran tapi juga mampu menyejahterakan para pengajarnya. Terlebih program tersebut telah berjalan dua tahun dan mampu melahirkan hafiz-hafiz asal Jabar.

“Generasi penghafal Qur’an adalah Pelita bagi rumah besar Indonesia,rumah besar Provinsi Jawa barat dalam menggapai cita-cita sebagai bangsa dan negeri yang Baldatun Thoyyibatun warobun Ghofur, Gemah Ripah Repeh Rapih Loh Jinawi,” ucap Jaenudin.

Muhammad Jaenudin mengatakan, kami mendorong agar para hafidz/hafidzah untuk terus di perhatikan kesejahteraannya dalam program SADESHA (Satu Desa Satu Hafidz) yang sebelumnya telah menjadi program Pemerintah Jawa Barat.

“Program ini dapat meningkatkan kualitas ilahiyah masyarakat Jabar dengan menciptakan hafiz. Program ini sangat bermanfaat, Insyaallah dengan program ini kedepannya mendapat bekal nantinya di akhirat,” kata Jaenudin.

M Jaenudin pun berharap,semoga program religi SADESHA pemerintah provinsi jawa barat ini bisa berjalan sesuai apa yang di harapkan,sehingga menghasilkan di tiap-tiap desa di jawa Barat, hafidz/hafidzah yang berprestasi.

“Semoga bisa mewakili lomba di kancah Internasional dan bisa mengharumkan Indonesia,khususnya Pemprov Jawa Barat,” pungkas M Jaenudin.

Muhammad Jaenudin sendiri datang mewakili DPRD Provinsi Jawa Barat, yang saat ini duduk di komisi V dari Fraksi PDI Perjuangan yang membidangi salah satunya Kesejahteraan Rakyat serta Keagamaan. (Adv/DPRD Jabar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *