Disnakertrans Jabar Tetapkan Usulan UMK

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat Teppy Wawan Dharmawan memberikan keterangan di Poltekes Kemenkes, Kota Bandung, Selasa (21/11/2023). (Ricky Prayoga)
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat Teppy Wawan Dharmawan memberikan keterangan di Poltekes Kemenkes, Kota Bandung, Selasa (21/11/2023). (Ricky Prayoga)

Terkait dengan nilai kenaikan yang jauh dibandingkan yang diminta oleh buruh sebesar 15 persen, Bey mengatakan bahwa pihaknya mengambil keputusan setelah mendengar berbagai aspirasi, termasuk dari para pekerja baik melalui unjuk rasa maupun yang disampaikan melalui dewan pengupahan.

Bacaan Lainnya

Menyusul pengumuman tersebut, perwakilan 11 serikat pekerja di Jawa Barat beraudiensi terkait dengan UMP tahun 2024 Provinsi Jawa Barat yang telah diumumkan dengan kenaikan 3,57 persen.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya yang ditemui selepas pertemuan tersebut, mengungkapkan bahwa ada kekecewaan dari kalangan pekerja terkait UMP yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 561/Kep.768-Kesra/2023 yang menetapkan kenaikan UMP Jabar sebesar Rp70.824 dari tahun 2023.

“Kami menangkap kekecewaan dari 11 perwakilan serikat pekerja terkait UMP yang diterbitkan dengan mengacu pada PP 51 tahun 2023, karena tidak sesuai dengan aspirasi mereka,” kata Hadi di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *