DEPOK

Sri Martiningsih Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Tanjakan Emen

×

Sri Martiningsih Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Tanjakan Emen

Sebarkan artikel ini

Terpisah, dari hasil olah tempat kejadian perkaara (TKP) kecelakaan bus maut Premium Passion bernomor polisi F 7959 AA di Tanjakan Emen, Subang, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar mendapatkan seperti apa kronologi kecelakaan tersebut.

Peristiwa maut di Tanjakan Emen itu bermula saat bus yang dikemudikan Amirnudin (32), melaju dari arah Bandung. Lalu bus itu hilang kendali. Penumpang yang merupakan rombongan wisata Koperasi Permata Ciputat Tengerang Selatan itu baru saja mengunjungi objek wisata Tangkuban Perahu.

Bank bjb Tandamata

Di tengah perjalanan menuju arah Subang, bus itu terguling menabrak tebing sebelah kiri jalan, lalu terguling di bahu jalan sebelah kiri Tanjakan Emen. Sebelumnya bus tersebut menabrak sebuah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi T 4382 MH. Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolres Subang AKBP Muhamad Joni.

“Sampai saat ini kami masih melakukan evakuasi dan penanganan terhadap korban,” ujarnya.

Kasubag Humas RSUD Ciereng Subang, Mamat Budi Rakhmat mengatakan, jumlah korban tewas sampai pukul 22.30 WIB sebanyak 27 orang. Korban tewas dievakuasi ke Puskesmas Jalan Cagak dan Ruang Jenazah RSUD Ciereng.

“Korban meninggal kebanyakan karena patah tulang akibat terhimpit badan bus. Ada juga yang meninggal setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di IGD RSUD Ciereng. Tidak tertolong karena luka yang serius. Jumlah korban meninggal 27 orang perempuan dan laki-laki,” jelasnya.

Mamat menerangkan pihaknya langsung memerintahkan dokter untuk berjaga dan memberikan perawatan maksimal pada korban luka. “Beberapa masih ada yang kritis, namun ada juga yang mulai membaik,” tutur Mamat.