CIANJUR

Tidak Pakai Masker, 12 Warga Dihukum sanksi sosial Bersihkan Alun-alun

RADARSUKABUMI.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur mendapati 12 masyarakat tidak menaati aturan yakni tidak memakai masker di Jalan Siti Jenab dan Jalan Mangunsarkoro, Senin (27/7).

Ke 12 masyarakat tersebut diberikan sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas umum di sekitar Alun-Alun Cianjur.

Hukuman atau sanksi sosial tersebut merupakan uji coba penerapan kebijakan denda Rp150 ribu bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Kepala Satpol PP Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetya mengatakan, uji coba itu dilakukan sambil menunggu turunnya Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat mengenai denda bagi masyarakat yang tidak pakai masker.

“Kita uji coba pengenalan sanksi berbentuk kerja sosial bersih-bersih fasilitas umum. Kemarin gubernur mengatakan tingkat kedisiplinan dan kepatuhan masih 50 persen, kita persuasif sebelum nanti ada sanki denda. Saya kira di Cianjur kita persuasif untuk memberikan sanksi,” ujarnya.

Lanjutnya, kebijakan sementara ini akan diterapkan selama 14 hari ke depan, terutama jelang hari Raya Idul Adha dan tempat yang menjadi sasaran ialah tempat keramaian.

“Di tempat keramaian seperti, Alun-Alun, Jalan Mangunsarkoro, Bomero, kita baru satu tim nanti kita perluas jadi dua tim, bisa beberapa orang dibagi, seperti itu rencananya,” ungkapnya.

Menanggapi masih banyak masyarakat Cianjur yang belum disiplin memakai masker, ia mengungkapkan, pendisiplinan ini akan dilakukan bertahap.

“Karena memang tempat yang kita awasi banyak, ada beberapa tempat. Bertahap, mudah-mudahan masyarakat bisa membaca dan melaksanakan itu harapannya,” paparnya.

Hendri menambahkan, masyarakat yang memakai masker bisa meneruskan kebiasaan baru itu. Hal itu dilakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19.

“Harapannya semua saya kira yang pakai masker itu harus jadi kebiasaan baru. Masyarakat pakai masker sebagai upaya mempercepat penanganan Covid untuk dirinya dan orang lain, efektifnya itu pakai masker,” tutupnya.(kim)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button