Puskesmas Campaka Cianjur Segera Selidiki Oknum Bidan Diduga Tolak Imunisasi Bayi

Puskesmas Campaka Cianjur
Kantor UPTD Puskesmas Campaka Kabuapten Cianjur. Ft FB

CIANJUR – Kepala Puskesmas Campaka akan menyelidiki terkait dugaan penolakan imunisasi bayi yang dilakukan oknum bidan N di Desa Susukan, Kecamatan Campaka.

Diketahui penolakan imunisasi yang dilakukan bidan tersebut karena beralasan sang bayi tak terdaftar di kader posyandu.

Bacaan Lainnya

Kepala Puskesmas Campaka dr Tito mengatakan, pihaknya akan menyelidiki dugaan penolakan bayi untuk di imunisasi oleh bidan N.

“Saya sudah konfirmasi ke bidan setempat terkait ada informasi bahwa ada hal seperti itu. Saya akan menyelidiki terlebih dahulu,” katanya melalui sambungan telepon aplikasi Whatsapp, Sabtu (21/05/2022).

Dengan adanya dugaan tindakan pelayanan tak baik dari Bidan N, dr Tito akan mengevaluasi kinerja staff lingkup Puskesmas Campaka.

“Ini menjadi bahan evaluasi kami. Jelas, semua karyawan akan saya evaluasi yang baik tidak baik akan kita evaluasi dan kita lihat,” ujarnya.

Ditanya mengenai sanksi yang akan diterima oleh Bidan N, ia menyatakan hal tersebut merupakan kewenangan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur.

“Untuk bidan N statusnya Pegawai Tidak Tetap (PTT), jadi yang memberikan SK dari Dinas Kesehatan, jika memang terjadi seperti itu saya akan komunikasi dengan Dinkes,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Cianjur Liste Zulhijwati Wulan juga menanggapi terkait dugaan penolakan bayi untuk imunisasi yang dilakukan bidan N.

“Saya akan komunikasikan bertahap dulu dengan puskesmas dan IBI ranting wilayah IV untuk klarifikasi dulu,” kata Liste.

Selain itu, mengenai keterkaitan pelanggaran kode etik dalam hal pelayanan, ia mengaku belum dapat memberikan statement lebih jauh.

“Belum bisa ditetapkan sebelum ada klarifikasi,” tandasnya.(byu/radarcianjur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan