DATA COVID-19 Update : 29 Maret 2020 pukul 16.00 WIB
Kasus PositifMeninggalSembuh
DKI Jakarta

675

68

45

Jawa Barat

149

19

6

Indonesia

1.285

114

64

Dunia (201 Negara)575.44426.654
CIANJUR

Longsor Timpa Pengendara di Babakan Karet, Begini Kondisinya

CIANJUR, RADARSUKABUMI.com – Sempat terputus akibat longsor, jalan penghubung antarkecamatan di Kampung Tangkil Kaler, Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, kini sudah dapat dilalui kendaraan.

“Akses jalan utama di wilayah itu sempat terputus akibat tertutup material longsor tanah dan lumpur sepanjang 15 meter dengan tinggi longsoran mencapai 8 meter,” kata Sekretaris BPBD Cianjur Mokhammad Irfan Sofyan pada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Longsor terjadi setelah hujan yang turun deras sejak dini hari hingga siang menjelang, menyebabkan dinding tebing ambruk dan menutup landasan jalan.

Tidak ada korban jiwa atau materil dalam peristiwa tersebut, namun seorang pengendara yang melintas mengalami luka sedang akibat tertimpa materil longsor saat melintas di jalur tersebut.

“Kami belum mendapat laporan kondisi pengendara yang sempat tertimpa longsoran, namun info terakhir korban sudah menjalani perawatan di RSUD Cianjur,” katanya.

Ia menuturkan, untuk membuka kembali akses utama warga yang hendak beraktivitas di wilayah tersebut, pihaknya bersama tim gabungan dibantu satu unit alat berat, akhirnya berhasil membuka jalur tersebut setelah menyingkirkan materil longsoran.

Loading...

“Selama dua jam tim gabungan dan alat berat, berusaha membuka kembali jalur utama antar kecamatan tersebut. Sehingga menjelang sore arus kendaraan sudah dapat melintas normal dari kedua arah,” katanya.

Meskipun sudah berhasil menyingkirkan material longsoran dan menutup tebing dengan terpal pengaman, pihaknya tetap mengimbau warga untuk ekstra waspada dan berhati-hati saat melintas karena longsor susulan dapat terjadi setiap saat.

“Kami mengimbau warga terutama pengendara untuk ekstra waspada saat melintas terutama ketika hujan turun deras dengan intensitas lama karena tanah tebing masih labil dan kami akan berkordinasi dengan dinas terkait untuk antisipasi,” katanya. (antara/jpnn/izo/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button