Kondisi Bangunan Bersejarah Warungkondang, Kotor dan Tidak Terawat

Sebuah bangunan tua bersejarah yang terletak di pinggir Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijoho, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang tampak tidak terawat namun masih berdiri kokoh. Orang menyebut bangunan tersebut gedong papak.

Disebut gedong papak, mungkin karena bagian atas bagunan tersebut datar, tak bergenting hanya coran bentuknya persegi. Diperoleh informasi gedong papak tersebut pada masa penjajahan Belanda, berfungsi sebagai markas tentara Belanda.

Bacaan Lainnya

Gedung tersebut kini kosong tampak gumpalan debu kotor menempel di mana-mana hingga sarang laba-laba dan kelelawar pun menggantung tak beraturan di banyak sudut ruangan, itu menandakan gedung papak tidak terawat, tidak juga dianggap sebagai bekas tempat bersejarah.

Kesan angker kental terasa saat memasuki Gedung Papak, mungkin itu terbawa suasana karena sudah lama tak berpenghuni.

Bagian dalam bangunan lawas yang berkonstruksi dinding serta kayu itu begitu kotor, sunyi, dan gelap. Meski tak terurus, bangunan masih terlihat kokoh dan tak meninggalkan unsur keasliannya.

Ahmad Sopian (64) warga setempat mengatakan, bahwa para orangtua dikampungnya menyebut bahwa Gedung Papak adalah banguan yang dibuat oleh Belanda dan sempat dijadikan markas oleh tentara Belanda.

“Namun hingga saat ini tidak ada yang tahu persis tahun berapa bangunan itu dibuat,” katanya, Selasa (4/9).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan