Tidak hanya infrastruktur, tambah Herman, pihaknya juga memberikan pelatihan dan pembinaan serta pendampingan bagi warga yang tinggal dekat objek wisata untuk menjadi pelaku UMKM sehingga menghasilkan produk unggulan yang dapat menjadi buah tangan wisatawan.
“Berbagai sarana dan prasarana penunjang termasuk pelaku usaha di masing-masing obyek wisata akan diberdayakan sehingga program ketahanan pangan di Cianjur dapat berjalan dan laju inflasi dapat ditekan,” katanya.
Dia menambahkan, sepanjang 2024 angka kunjungan ke berbagai objek wisata di Cianjur ditargetkan dapat mencapai 2 juta orang termasuk wisatawan mancanegara, sehingga berbagai program dan promosi dilakukan melibatkan seluruh dinas dan OPD yang ada.(*)






