CIANJUR

Astaga, Siswa SMP Kuasai Dunia Prostitusi

CIANJUR – Perasaan pilu yang dialami siswi SD setelah diperkosa tiga pria dewasa tak kunjung usai. Warga Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur berusia 13 tahun ini, sebut saja Mawar, merupakan korban penjualan yang dilakukan siswa SMP berinisial IF.

IF merupakan siswa kelas menengah yang menuntut ilmu di salah satu SMP yang ada di Kota Cianjur. Peran IF saat kejadian Minggu (14/01) lalu merupakan perantara. IF mengantarkan Mawar kepada tiga pelanggannya yang ada di sebuah kosan Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku.

Saat itu, IF menjalani trik dengan mencekoki Mawar minuman keras (miras) di Taman Joglo. Mawar yang sudah berkurang kesadarannya itu dengan mudah dibawa IF ke kosan menggunakan sepeda motor. Di sana, IF langsung menyodorkan tubuh mungil Mawar kepada tiga pria hidung belang.

Tak sampai di situ, setelah Mawar menjadi objek pemuas tiga pria dewasa, IF pun segera membawa Mawar ke kawasan Cipanas dengan tujuan untuk kembali menawarkan ‘jasa’ yang tak pernah disetujui Mawar. Menanggapi hal itu, Pemerhati Hukum Perlindungan Terhadap Anak, Mia Amalia mengatakan, IF bukan siswa SMP yang biasa.

Artinya, IF sudah memiliki jaringan prsotitusi yang luas di Kabupaten Cianjur. Pasalnya, IF dengan mudah mendapatkan calon pelanggan baru dengan cepat.

“Jaringan yang dimiliki luar biasa. Motifnya sederhana, mendapatkan keuntungan materil dari pelanggan,” ujar Wakil Rektor 2 Universitas Suryakancana (Unsur) ini, Senin (29/1/2018).

Mia menambahkan, IF berperan sebagai perantara atau pencari pelanggan bukan tanpa sebab. Ada jaringan sindikat prostitusi yang sangat luas. Besar kemungkinan, dalang di balik IF sebenarnya yang lebih menguasai bisnis terselubung ini.

“Ada casualitas. Dia (IF) enggak mungkin sendiri. Ada senior yang bergerak di belakangnya,” paparnya kepada Radar Cianjur (Grup Pojokjabar).

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button