RADARSUKABUMI.com, BOGOR– Bupati Bogor Ade Yasin mendapati perempuan usia 14 tahun berada dalam kamar bersama seorang lelaki dan satu teman perempuan lainnya di Cisarua saat operasi Nobat (Nongol babat) 2019.
“Miris ya. Jadi dia sama temannya berdua perempuan sama satu lelaki. Usianya 14 tahun si perempuan itu,” kata Ade Yasin, Senin (21/1).
Sementara itu, sekitar 30 Pekerja Seks Komersial (PSK) hasil penjaringan di wilayah Kecamatan Kemang, langsung dibawa ke markas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, untuk menjalani tes urine dan HIV AIDS, Senin (21/1).
Ade turun langsung memantau tes urine itu. Dia menegaskan, para PSK ini akan dikembalikan ke orang tua untuk dibina atau pun dibawa ke Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Citeureup.
Kebanyakan, kata dia, PSK yang berkeliaran di Bumi Tegar Beriman berasal dari luar Bogor, seperti Sukabumi, Karawang, Cianjur hingga Purbalingga. Jika saat pendataan mereka masih memiliki orang tua, maka akan dikembalikan.
“Karena kalau dibawa ke BKS, belum tentu mereka mau dan akan membebani Pemkab Bogor juga. Kalau yang orang tuanya tidak ada, maka mau tidak mau dibawa ke BKS,” tegas Ade.




