Bupati Bogor Berharap Lido World Garden Dongkrak Perekonomian Masyarakat

  • Whatsapp
Lido World Garden
Bupati Bogor, Ade Yasin saat meresmikan pembangunan Lido World Garden, Senin (13/9/2021).

RADARSUKABUMI.com – Bupati Bogor, Ade Yasin berharap Lido World Garden dapat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat dan mendongkrak pendapatan daerah Kabupaten Bogor.

Ade begitu optimis, mengingat Lido World Garden tersebut bakal menjadi agro eduwisata terbesar di Asia Tenggara.

Bacaan Lainnya

“Semoga saja Lido World Garden nanti masyarakat sekitar bisa terdampak. Baik secara ekonomi maupun tingkat kesejahteraannya,” kata Ade, Senin (13/9).

Ade juga berharap, Lido World Garden mampu mendongkrak potensi Kabupaten Bogor. Baik dari segi wisata hingga budaya dan kearifan lokal.

“Ini akan menjadi momentum untuk mengenalkan potensi di Kabupaten Bogor. Baik dari segi wisata dan lainnya,” jelas Ade.

Lido World Garden itu nantinya bakal menjadi agro eduwisata terbesar di Asia Tenggara. Dengan dukungan Kementerian Pertanian, nantinya Lido World Garden itu bakal menampung sejumlah hasil riset dan inovasi pengembangan pertanian yang telah dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan).

“Akan kami perlihatkan hasil riset Balitbangtan kami yang bersinergi dengan litbang-litbang lainnya di Lido World Garden. Jadi di sini nantinya bisa menjadi edukasi bagi masyarakat serta mewujudkan kerjasama yang holistik,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat menghadiri Peresmian Pembangunan Lido World Garden, belum lama ini.

Lido World Garden rencananya akan didirikan di atas lahan seluas 17 hektare dan merupakan bagian dari MNC Lido City. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2021, Presiden Joko Widodo telah menetapkan MNC Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Sesuai arahan Presiden, mereka yang terlibat dalam upaya mengakselerasi perekonomian, maka harus disupport secara maksimal. Bersama Kemenko Perekonomian, kami akan berupaya memberikan dukungan dan fasilitasi sesuai peraturan yang berlaku,” sebut Syahrul.

Kerjasama antara Kementan dan MNC Land sebagai pengelola Lido World Garden diejawantahkan dalam bentuk Mutual of Understanding (MoU). Selain pemanfaatan hasil inovasi teknologi pertanian dan dukungan pelaksanaan wisata yang terintegrasi, Kementan juga akan memberikan dukungan pelaksanaan pengadaan tanaman endemik untuk riset, serta kerja sama program pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian.

“Kita harapkan dengan Lido World Garden ini, publik bisa mengakses inovasi teknologi pertanian kita. Tentunya semua ini bisa berjalan dengan baik bila kita bisa gerakkan secara maksimal,” harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *