“Saat pemberitaan mulai ramai akan mekarnya bunga bangkai raksasa ke 76 yang merupakan koleksi bunga langka yang dimiliki KRC, jumlah wisatawan yang datang meningkat hingga 50 persen setiap harinya dan banyak konten kreator yang datang,” katanya.
Secara tidak langsung tambah dia, pembuat konten dapat memberikan gambaran seputar KRC khususnya pengetahuan tentang bunga bangkai yang masuk dalam tanaman atau flora yang dilindungi ini setiap tahun ada yang mekar di KRC. Sementara sejumlah pengunjung yang mendapat kesempatan melihat dari dekat bunga bangkai raksasa yang mekar satu tahun sekali di KRC, merasa mendapat pengalaman baru karena selama ini mereka hanya bisa melihat dari balik pagar pembatas dan terhalang kawat.
“Ini pengalaman pertama setelah beberapa kali melihat bunga bangkai raksasa mekar di KRC, kami dapat melihat dari dekat kelopak bunga yang banyak dikerubuti lalat, kami hanya dibatasi tali penghalang sehingga dapat berfoto dengan latar bunga bangkai,” kata pengunjung asal Depok Esya (32).(*)






