BEKASI – Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bekasi dipengaruhi dua faktor. Pertama ialah urbanisasi dan pertumbuhan alami.
Pertumbuhan penduduk melalui urbanisasi menjadi yang paling dominan. Setiap tahun kedatangan warga dari daerah lain selalu menjadi fenomena yang tidak bisa dibendung.
“Tidak bisa kita bendung kalau urbanisasi. Itu memang terjadi setiap tahun setelah Idul Fitri,” kata Kepala Dinas KB dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Bekasi, Encep S Jaya kepada Pojokjabar.com.
Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah tujuan kaum urban. Karena di daerah ini terdapat lebih dari 4.000 perusahaan yang tersebar di beberapa kawasan industri.
“Sudah pasti menjadi daerah tujuan. Banyak lulusan baru yang ingin mengadu nasib bekerja di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Untuk persentasi pertumbuhan penduduk secara alami dan urbanisasi, lanjut Encep, perbandingannya 40:60.
“40 persen pertumbuhan alami, sisanya urbanisasi,” imbuhnya.
Untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, pihaknya menggunakan program penggunaan alat KB.
“Targetnya memang selalu naik, untuk datanya saya lupa. Tapi yang jelas target akseptor setiap tahun meningkat, sasarannya pasangan usia subur,” ungkapnya.
(enr/pojoksatu)



