“Pelaku selalu pindah-pindah masjid sambil membawa surat keterangan mualaf. Pelaku juga membawa seorang anak (WN) yang diketahui juga sebagai korban penculikan,” ujarnya.
“Namun kami pastikan kalau pelaku ini bukan orang gila. Jadi jangan termakan isu yang belum tentu benar. Di Tambun Utara ini kami pastikan bukan orang gila, dan tidak ada ancaman yang diterima ustaz,” lanjutnya.
(enr/pojokjabar)





