BEKASI

Polisi Gerebek Pabrik Pencemar Kali Bekasi

×

Polisi Gerebek Pabrik Pencemar Kali Bekasi

Sebarkan artikel ini

“Ada lima orang sudah kita mintai keterangan di Polres, baru itu kita gelar perkaraan, lalu ada konstruksi hukum pelanggaran apa yang terjadi. Mungkin bisa bertambah, karena masih dimintai keterangan,” ungkap Kapolres.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kustantinah mengungkapkan, hal tersebut dilakukan supaya perusahaan yang melakukan pencucian celana jeans itu tidak beroperasi.“Polres memasang garis polisi di PT Millenium supaya tidak melakukan aktifitas lagi,” jelas perempuan berkacamata ini.

Bank bjb Tandamata

Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Bekasi Kota tengah melakukan penyelidikan terkait dengan laporan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi terkait dengan pencemaran dan masih beroperasinya PT Millenium Laundry.

Beberapa waktu lalu, saat Wali Kota Rahmat Effendi sidak ke lokasi tersebut, pabrik tersebut langsung disegel karena diduga membuang limbahnya langsung ke Kali Bekasi. Aktivitas operasional pabrik pun dihentikan sementara. Dinas Lingkungan Hidup pun melaporkan pelanggaran lingkungan hidup itu ke polisi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi membenarkan pihaknya membuat laporan polisi terkait dugaan pelanggaran UU Lingkungan Hidup yang dilakukan PT Millenium Laundry.

’’Sudah kita laporkan ke Polisi (Polres Metro Bekasi Kota) bahwa ada perusahaan yang mencemari lingkungan, ke undang – undang lingkungan hidup,” ujarnya.

Laporan tersebut dilakukan karena perusahaan tersebut tetap beroperasi. “Kita kan ingin ada kepastian dari pihak Millenium Laundry untuk memenuhi aturan,” katanya. Saat ini, menurut Jumhana, perusahaan tersebut tengah mengurus sejumlah izin ke Pemkot Bekasi.

Perusahaan tersebut baru akan kembali beroperasi setelah melengkapi seluruh perizinan yang harus mereka miliki. “Mereka izin, izin lingkungan, kan ada dokumen Amdal segala macam. Cuma persoalannya, Millenium itu kan sedang kita segel IPAL–nya. Karena IPAL–nya belum benar. Terus mereka dengan sengaja membuang limbah yang belum diolah ke Kali Bekasi,” tandasnya.(radar bekasi/neo)