Selain itu, kata Oded, peluang investasi Pemkot Bandung di daerah tersebut juga cukup terbuka. Menurutnya daerah tersebut masih memnutuhkan pembangunan untuk menunjang potensi pariwisatanya.
“Mereka menyampaikan di sana masih kurang hotel di sana, makanya kalau ada yang mau inves di sana mereka sangat senang sekali.
Tadi juga mereka sangat-sangat tertarik dengan fashion di Bandung, karena Bandung kota kreatif fahsionnya bagus-bagus. Jadi banyak hal yang bisa kita kerjasamakan,” tuturnya.
Berdasarkan hasil perbincangannya dengan Presiden Dewan Perniagaan Melayu Malaysia Negeri Kedah, Zuhaizar bin Abdul Karim, Penang sekarang dikunjungi medikal turis sebanyak 1.300 orang per hari.
Namun mereka masih kekurangan hotel dan membuka peluang bagi pengusaha dari Bandung yang hendak berinvestasi. “Saya sangat berharap pertemuan ini turut mendorong kerja sama perdagangan yang semakin meningkat. Lebih jauh lagi menjadi sebuah kekuatan untuk meningkatkan perekonomian di masing-masing kota,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Konsulat Jenderal RI Penang, Iwanshah Wibisono menjelaskan, Bandung terkenal sebagai tempat factory outlet dan produk kreatif. Maka pertemuan hari ini dimanfaatkan untuk melihat peluang kerja sama usaha.
“Kami ke sini bersama Dewan Perniagaan atau asosiasi pengusaha dengan ragam jenis bisnis. Kami harap pertemuan ini dapat membuka peluang kerja sama ke depannya,” ucapnya.
(net)





