BANDUNG — Memasuki hari kedua puasa Ramadhan 1446 Hijriyah, ada pemandangan baru di Pasar Induk Caringin Kota Bandung. Pasalnya, pada saat jam makan sahur mendadak area Pasar tersebut dikunjungi oleh dua pejabat publik Pemerintah Kota Bandung.
“Ya ada Pak Wali Kota Bandung dan Pak Wakil Walikota Bandung, ke pasar,” ucap beberapa pedagang di Pasar Induk Caringin, Minggu (2/3/2025) subuh.
Kedatangan Walikota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin, didampingi jajaran Forkopimda, Penjabat Sekda Kota Bandung, serta kepala OPD, tengah melaksanakan pemantauan langsung mengenai kebutahan pangan.
Kedua pejabat publik Kota Bandung beserta jajaran Pemkot Bandung itu pun sekaligus makan sahur bersama dan sholat subuh berjemaah di Pasar Induk Caringin, Minggu (2/3/2025) kemarin.
Setelah itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota langsung berinteraksi dengan para pedagang dan pembeli, tujuannya untuk mengetahui kondisi harga-harga dan pasokan bahan pangan di pasar tersebut.
“Alhamdulillah, ini hari pertama kita melakukan peninjauan ke pasar. Kami memilih Pasar Caringin karena ingin memahami jalur distribusi dari grosir besar hingga ke eceran,” ujar Farhan, kutip laman Pemprov Jabar, pada Senin (3/3/2025).
Ia menyebutkan, saat ini ketersediaan bahan pangan terpantau aman dengan suplai yang datang dari 12 provinsi ke berbagai Kota dan Kabupaten, termasuk di Kota Bandung.
“Insyaallah masalah suplai akan kita pastikan tetap aman. Jangan terpancing isu kelangkaan barang. Pemkot Bandung bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, dan pengelola pasar akan memastikan pasokan tetap stabil selama Ramadhan,” ungkapnya.
Meskipun demikian, Pemkot Bandung belum bisa memberikan kesimpulan terkait fluktuasi harga. “Minggu depan kita akan memantau Pasar Gedebage, untuk melihat perbandingan harga dan tren kenaikan komoditas seperti cabai, bawang, beras, telur, daging ayam, dan daging sapi,” tutur Farhan.
“Nanti dari situ, kita bisa memproyeksikan potensi inflasi hingga akhir Ramadhan,” ucapnya menambahkan.
Baik Farhan maupun Erwin berharap, agar Kota Bandung dapat mempertahankan statusnya sebagai salah satu daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di Indonesia.
“Mudah-mudahan Kota Bandung bisa mempertahankan prestasi sebagai salah satu pengendali inflasi terbaik di Indonesia,” kata dia. (Ron/ Hms)






