SUKABUMI- Yusuf Maulana, anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Dapil V Kota/Kabupaten Sukabumi bersama anggota komisi IV DPRD Provinsi Jabar lainnya, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu untuk meninjau kondisi dan penanganan Penerangan Jalan Umum (PJU), di Jalan Cikamurang-Bantarwaru, wilayah kerja UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan dan Lalu Lintas Jalan (PPP LLAJ) Wilayah IV, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelayanan publik di bidang perhubungan dan keselamatan lalu lintas.
Dalam peninjauannya, pria yang akrab disapa Haji Aka ini mengecek langsung titik-titik PJU, termasuk kondisi tiang, lampu, dan sistem kelistrikan. Ia juga berdialog dengan petugas lapangan serta masyarakat untuk mengevaluasi efektivitas penerangan di malam hari.
Selain itu, dirinya bersama anggota DPRD Provinsi Jabar lainnya meninjau progres rekonstruksi jalan provinsi Cikamurang-Bantarwaru yang dikelola oleh UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah VI Cirebon.
Dalam kunjungannya, anggota DPR Provinsi Jabar juga melibatkan kontraktor pelaksana dan perwakilan masyarakat sekitar, sebagai bagian dari pengawasan pembangunan infrastruktur yang didanai APBD Provinsi Jawa Barat.
Haji Aka menilai, keberadaan PJU yang berfungsi dengan baik sangat penting demi keselamatan pengguna jalan dan keamanan lingkungan sekitar.
Ia menjelaskan bahwa PJU bukan hanya soal penerangan, tapi bagian dari sistem keselamatan transportasi yang wajib dijaga. Jalan gelap rawan kecelakaan dan kejahatan, sehingga perawatannya tidak boleh diabaikan.
Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam merawat fasilitas publik.
“Kami akan mendorong agar perawatan PJU dilakukan rutin dan cepat tanggap terhadap laporan masyarakat, supaya aktivitas warga dan arus transportasi berjalan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga memastikan rekonstruksi berjalan sesuai rencana dari segi kualitas, waktu, dan manfaat bagi masyarakat. “Jalan yang baik akan berdampak positif langsung pada peningkatan perekonomian daerah, ” pungkasnya. (why)






