Sebelum berangkat, tidak banyak pesan yang disampaikan. Dia hanya berkata kepada orang tua dan keluarga lainnya, titip sang istri. ”Saya titip istri saya, jaga dia baik-baik,” ujar Lutfiani mengulang ucapan suamianya kepada orang tuanya sebelum berangkat.
Dari Jakarta, Deryl lalu terbang ke Pangkalpinang. Sebelum ke Pangkalpinang, dia menginformasikan kepada istrinya akan berangkat ke Pangkalpinang pada 29 Oktober 2018.
Dia mengabarkan akan memulai pekerjaan di sana sebagai juru mudi kapal. Di Pangkalpinang, Deryl akan tanda tangan kontrak dan akan membawa kapal dari Pangkalpinang ke Singapura. ”Jelasnya kurang tahu, informasi terakhir dari suami saya seperti itu,” tutur Lutfiani.
Mengetahui jadwal keberangkatan, Senin pagi (29/10) Lutfiani sempat menelepon suaminya agar segera bangun dan bersiap-siap. Sebab, jadwal keberangkatannya sekitar pukul 06.10. Saat sampai di Bandara Soekarno-Hatta, Deryl sempat mengirim beberapa foto ke istrinya.
Salah satunya foto saat berada di ruang tunggu bandara. Setelah beberapa saat, Deryl mengirim dua foto sayap pesawat yang diambil lewat jendela pesawat. Selain itu, foto pesawat yang diambil dari apron dan dua foto selfie ketika duduk di atas kursi pesawat. Satu dari foto itu juga dikirim ke bapaknya.



