Janda lima anak ini menyebutkan, selaku orang tua, ia ingin memberikan yang terbaik bagi putera-puterinya itu. Kepada Desi, pada tahun 2014 lalu ia divonis mengidap penyakit kelenjar getah bening dan TBC. Bila penyakitnya tengah kambuh, ia akan selalu merasakan pusing, lemas tak berdaya dan sesak nafas.
“Sempat ada benjolan, namun berhasil diobati melalui operasi di RSUD Sekarwangi. Setelah itu, benjolan itu kembali tumbuh tapi di sebelah kanannya hingga membesar,” bebernya.
Karena benjolan itu semakin membesar, lanjut wanita yang sudah mulai keriput ini, akhirnya diputuskan kembali Desi harus dioperasi. Namun kali ini, operasi dilaksanakan disalah satu rumah sakit di wilayah Bogor. “Empat bulan yang lalu kalau enggak salah operasi kedua kalinya itu.
Alhamdulillah, selama proses itu banyak pihak yang membantu,” lirihnya.
Belum juga pulih total pasca operasi, Desi harus menyelesaikan pendidikannya dengan mengikuti UNBK. Selaku orang tua yang tak ingin anaknya putus sekolah, Utih pun rela setiap hari menggendong puterinya itu ke sekolah dengan jarak yang lumayan cukup jauh.
“Saya ridho dengan ini semua. Semoga kelak anak saya ini menjadi anak yang membanggakan untuk semua,” pungkasnya.



