Menurutnya tebu Sukabumi memiliki kualitas rasa gula yang sangat bagus, selain memiliki warna merah rasanya yang manis juga terdapat rasa sari kelapa di air perasannya. Tak heran jika minuman es tebu yang diberi nama Chiwu Indonesia itu pun laris dijual.
Saat ini, Eko punya empat cabang usaha, tiga diantaranya berada di Sukabumi dan satu cabang di Jakarta.
“Jualannya saya gunakan gerobak, ada juga yang pakai kendaraan motor,” ucapnya.
Untuk satu cup es tebu ia jual Rp6000. “Es tebu sangat diminati masyarakat, lantaran rasanya yang enak dan juga menyehatkan,”ulasnya.
Saking banyaknya permintaan, kini ladang tebunya pun bertambah menjadi 1,5 hektar.
“Untuk kebutuhan setiap minggunya butuh 1 ton tebu, kalau dulu waktu awal-awal paling hanya 3 kwintal,” terangnya.
Eko pun berharap es tebunya ini bisa semakin menyejahterakan para petani tebu, dan menaikan harga tebu itu sendiri. (*)



