Featured

Berburu Penghargaan Dibawah Kepemimpinan Fahmi-Andri

×

Berburu Penghargaan Dibawah Kepemimpinan Fahmi-Andri

Sebarkan artikel ini

Mendapat penghargaan baik tingkat regional maupun nasional, jelas menjadi salah satu bukti kinerja pemerintahan di daerah. Selain sebagai bukti prestasi atas kinerja, penghargaan juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi kepala daerah yang memimpin diwilayahnya masing-masing.

IKBAL ZAELANI radarsukabumi

Bank bjb Tandamata

Roda pemerintahan dibawah kepemimpinan Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami boleh saja baru berjalan satu bulan. Tapi, dibawah tangan dingin kedua politisi ini sudah berbuah prestasi.

Pemkot Sukabumi baru saja mendapatkan penghargaan atas inovasi sanitasi terbaik dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam acara City Sanitation Summit (CSS) XVIII Award 2018 di Hotel BW Luxury yang dilaksanakan di Jambi, kemarin (25/10).

Penghargaan yang diterima Kota Sukabumi ini, langsung diterima oleh Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dari Deputi Pengembangan Regional Kementrian PPN Bappenas.

“Alhamdulillah kita bersyukur atas penghargaan ini, AKKOPSI menilai, kami layak mendapat penghargaan ini. Ke depan menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan pembangunan di bidang sanitasi,” ujar Achmad Fahmi usai menerima penghargaan.

Dikatakannya, tantangan Pemkot saat ini kata Fahmi, untuk terus meningkatkan pembangunan di bidang sanitasi. Pasalnya, tidak dipungkiri sanitasi itu bisa melahirkan kesehatan, kecerdasan dan meningkatkan perekonomian. “Karena dari sanitasi yang bauk itu akan muncul perdaban yang terbaik disebuah kota maupuan kabupaten,” ujarnya.

Lanjut dia, sanitasi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja melaunkan tanggung jawab bersama. Pemkot akan terus melakukan perbaikan dibidang sanitasi masyarakat dan tetap akan terus merubah pola perilaku hidup lebih sehat. ” Kita berupaya untuk memperbaiki sanitasi dimasyarakat agar bisa menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman mengatakan penghargaan tersebut diberikan lantaran Kota Sukabumi sudah melakukan berbagai inovasi terkait pengelolaan sampah dan air limbah serta berbagai program lain yang mendukung kegiatan sanitasi.

Adapun salah satu programnya, yakni kampung iklim dan program kotaku. “Kedepannya kita berharap pengelolaan sanitasi lebih baik lagi dengan meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang sanitasi melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujarnya.

Program sanitasi ini kata Adil akan lebih difokuskan lagi pelaksanaannya karena programnya muncul pada RPJMD 2018-2023. Dalam 100 hari pertama kerja walikota dan wakil walikota, program santitasi akan diterapkan di Lapang Merdeka dengan target bersih dari sampah.

 

(bal/d)