FeaturedNASIONAL

Bagiyo, Pembuat Sepatu Langganan Mantan Bupati

×

Bagiyo, Pembuat Sepatu Langganan Mantan Bupati

Sebarkan artikel ini

Ayah dari tiga anak ini kemudian membuka jasa permak di salah satu kios rokok di Kelurahan Panggang milik tetangganya. Di sana usahanya laris. Pada 1984, dia mencoba membuat sandal dan sepatu. ”Awalnya buat sandal dulu. Sandal banyak yang cocok kemudian saya buat sepatu. Alhamdulillah laris juga,” tuturnya.

Dalam membuat sandal dan sepatu itu dia bekerja sama dengan istrinya yang juga sempat bekerja di tempat konveksi. ”Saya buat bagian bawahnya, sementara istri buat bagian atas karena dia juga bisa jahit,” ungkapnya.

Bank bjb Tandamata

Saat usahanya semakin berkembang, dia kemudian meminjam kios temannya di Pasar Pengkol. ”Itu pada1994. Awalnya menempati kios kemudian kiosnya dijual pada saya,” terangnya.
Untuk meningkatkan keterampilannya membuat sepatu, Bagiyo juga sering mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan pemerintah. Dia pernah ikut pelatihan sampai Bandung bahkan Bali. ”Mulai 2001 hingga 2006 sering ikut pelatihan,” jelasnya.

Saat ini dia juga menerima pesanan sepatu untuk anak cacat. Hal itu dilakukannya untuk membantu sesama. ”Kalau beli di dokter bisa sampai jutaan. Di kami hanya ratusan ribu, untuk bantu sesama,” urainya.
Pengerjaan sepatu itu, dikatakannya, lebih lama. Yakni sekitar satu bulan. ”Karena harus memasang penegakknya di dalam dan mempertimbangkan saat dipakai,” jelasnya.

Tak hanya pesanan sepatu tersebut, dia juga sering menerima pesanan sepatu khusus. Seperti sepatu berukuran besar yang tidak ada di toko sampai sepatu balap motor. Penjualan di tokonya saat ini tak hanya untuk masyarakat Jepara. Dia dibantu anaknya, juga menjual sepatu tersebut secara online. ”Banyak pesanan dari Jakarta. Kalau penjualan di toko rata-rata 10 hingga 15 pasang per hari. Saat ramai pernah juga mencapai 30 hingga 50 pasang,” tuturnya.