JNE sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik yang hampir 28 tahun melayani pelanggan setia, terus meningkatkan kapabilitas sektor–sektor penting. Dalam melakukan inovasi dan pengembangan, JNE terus berupaya untuk dapat melibatkan masyarakat luas, agar terbentuk ekosistem yang dapat menghasilkan kolaborasi yang bermanfaat.
“Berbagai program maupun inovasi yang dihadirkan dengan tujuan untuk memberikan manfaat bagi banyak orang, seperti program pelatihan serta pemberdayaan para UKM hingga ke pelosok, akan terus dilakukan.
“Selain itu, penambahan titik layanan yang membuka peluang kerjasama kemitraan dengan masyarakat, agar pelanggan setia dapat semakin mudah menjangkau titik-titik layanan JNE, juga akan terus dijalankan,”tutur Presiden Direktur JNE M. Feriadi pada saat penerimaan satyalancana di hari Bhakti Pos.
Tanda jasa Satyalancana Pembangunan dan Wirakarya dari Pemerintah Repulik Indonesia (RI) diberikan kepada Presiden Direktur JNE M. Feriadi dan Direktur JNE Chandra Fireta.
Menurut pria ramah ini, dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital, langkah–langkah JNE adalah mengembangkan kapabilitas perusahaan di sektor penting, yaitu IT, baik teknologi informasi dan komunikasi untuk kinerja internal seluruh karyawan mau pun fasilitas serta produk layanan yang digunakan oleh pelanggan. Pengembangan IT untuk internal perusahaan juga membuat perusahaan dapat mengkoneksikan seluruh cabang secara online, sehingga pertumbuhan jumlah pengiriman dapat terupdate dengan maksimal.
“Begitu juga dalam pelayanan, pengembangan IT memaksimalkan pelayanan prima, salah satunya adalah fasilitas trace & tracking bagi pelanggan, untuk memonitor status pengirimannya secara real time,”ulas Feriadi.
Infrastruktur, input teknologi mesin dan IT dalam tools penunjang kinerja operasional, pembangunan Mega Hub juga dilakukan berukut perluasan jaringan di seluruh Indonesia mulai kota besar sampai dengan kabupaten hingga kecamatan.
Selain itu, JNE mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam ekosistem e-commerce, baik dalam penyediaan fasilitas atau produk layanan untuk pelanggan, sampai dengan program serta acara yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Pengembangan kapabilitas dan kolaborasi dengan seluruh pihak untuk mendukung ekosistem e-commerce secara keseluruhan, yaitu online platform, dalam online platform berupa program – program marketing yang bekerjasama dengan online marketplace seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan yang lainnya. Program atau acara tersebut bertujuan untuk memberikan manfaat kepada seluruh customer JNE, baik online seller mau pun online buyer di seluruh Indonesia.
“Pengembangan kapabilitas perusahaan saat ini yang sedang dijalani adalah proses pembangunan Mega Hub yang akan dibangun di Kedaung Wetan, Neglasari, Tangerang, Banten,”paparnya.
Lokasi ini sangat strategis karena berada sangat dekat dengan Bandara Internasional Soekarno – Hatta, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses mobilitas paket kiriman. Dibangun diatas tanah seluas 39.000 m², Mega Hub akan memiliki kapabilitas untuk menangani sekitar 30 juta paket per bulan atau kurang lebih 1 juta paket per hari yang berarti 48 ribu paket per jam.
“Dengan kapasitas yang dimiliki ini, maka dapat dipastikan JNE akan akan siap menangani lebih banyak lagi amanat pelanggan dan mendistribusikan hingga ke pelosok Nusantara mau pun 250 negara di semua benua,”imbuhnya.
JNE punya MyJNE, aplikasi berbasis android yang terhubung dengan nomor telepon pelanggan JNE Express, baik sebagai pengirim maupun sebagai penerima. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat melakukan Online Booking dengan JOB, mengecek tarif pengiriman JNE seluruh Indonesia, memonitor status pengiriman, mengecek lokasi JNE terdekat dan melakukan transaksi jual beli antara penjual dan pembeli individual.
“MyJNE memberikan fitur-fitur baru yang tidak ada pada aplikasi sebelumnya, yaitu sejarah data pengiriman yang terhubung dengan nomor telepon pengguna,”ucap Feriadi.





