Santai Tanggapi Hasil Praperadilan

JAKARTA – Kasus video porno Luna Maya kembali mencuat pada 7 Agustus lalu. Meski begitu, Luna memilih bersikap tenang. Saat itu Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Isinya, meminta Kapolri mencabut status tersangka Luna dan Cut Tary serta menghentikan penyidikan kasus. Sayang, praperadilan tersebut ditolak.

Wakil Ketua LP3HI Kurniawan Adi Nugroho mengungkapkan, pengajuan praperadilan terkait dengan kasus video porno itu merupakan inisiatifnya. Pengajuan tersebut sama sekali tidak dikomunikasikan dengan Luna maupun Tary.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui kemarin sore (31/8), Luna ramah dan kalem. Meski status tersangkanya tidak jadi dicabut, aktris Filosofi Kopi 2 itu memilih berfokus pada karir akting dan bisnisnya. Malahan, Luna baru saja membuka bisnis kuliner berupa restoran kecil di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Saat ditanya perihal praperadilan yang menyangkut namanya, Luna menyatakan tak ambil pusing. Dia tidak merasa terbantu atau terganggu oleh keinginan LP3HI untuk kejelasan hukum kasusnya. ’’Saya sih santai aja lah ya,’’ ujar perempuan 35 tahun tersebut.

Bagi Luna, tindakan LP3HI tidak harus dipikirkan terlalu berat. ’’Kalau ada yang mau bantu, saya ya syukur. Kalau nggak, ya nggak apa-apa sih,’’ ungkapnya.Yang pasti, Luna sudah tidak memedulikan hal-hal yang menyangkut masa lalunya. Terlebih masa lalu yang pahit.

Dia menegaskan kini ingin bekerja keras di bidang akting dan bisnis. Dia baru saja merampungkan syuting film dan masih harus mengembangkan bisnisnya. ’’Hidup saya itu jalannya ke depan dan gimana caranya hidup saya penuh kebaikan,’’ tegasnya.

 

(len/c5/nda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *