SUKABUMI – Akses internet berperan besar akan terbukanya akses informasi dan pengembangan kualitas, serta daya saing suatu bangsa. Bagi generasi muda Indonesia, internet sudah menjadi bagian dari keseharian mereka, bahkan kebutuhan akan internet terus meningkat dari waktu ke waktu.
Namun tidak dapat dipungkiri, sebagian besar anak usia sekolah masih memanfaatkan internet sebatas untuk mengakses media sosial dan hiburan. Termasuk anak-anak sekolah di pelosok.
Head of Region West Java Outer Refi Hendriana mengatakan, Tri (3) sebagai mobile lifestyle provider berusaha mendengar sekaligus menginspirasi anak muda Indonesia. Terutama mereka yang berada di daerah terpencil, untuk memanfaatkan internet dalam mewujudkan ide-ide dan menyalurkan bakat mereka. Tentunya dengan melakukan aksi Internet Pustaka Dunia. Aksi ini ditandai dengan pemberian akses internet mobile kepada para guru di 150 sekolah yang tersebar di Indonesia.
“Semoga para guru mendapatkan kemudahan dalam mengakses referensi dan pustakan dunia, sehingga nantinya mereka dapat menularkannya kepada para murid,”kata Refi kepada Radar Sukabumi di sela-sela pemberian bantuan perangkat akses internet mobile di SMK Doa Bangsa Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu(14/3).
Dengan kekayaan informasi dan referensi, para guru dapat mendorong para siswa agar siap berkompetisi dengan pelajar di kota maupun negara lain.
“Kekuatan internet dapat dimanfaatkan oleh para guru, untuk memperkaya referensi dan menularkan inspirasi bagi para siswa,”terangnya.
Regional Marketing Head Tri West Java Outer, Tommy Y. Prasetyo menilai sangat penting mengajarkan manfaat dari internet sejak dini. Karena melalui internet, para siswa dapat mewujudkan ambisinya sesuai bakat dan minat.
“Sudah banyak para talenta muda yang mempunyai nama besar di Indonesia,”ujar Tommy.
Mereka menurutnya lahir dari pemanfaatan internet yang sangat positif, bahkan tidak melulu berasal dari kota besar.
Melalui langkah kecil ini, Tri berusaha memulai gerakan yang dapat menjadi awal gerakan lebih besar yang dilakukan semua pihak. Anak muda Indonesia harus didorong untuk memaksimalkan bakat mereka agar dapat bersaing di kancah yang lebih luas.



