EKONOMI

Strategi dan Peran BPR Sukabumi Topang Ekonomi Kerakyatan Di Era Globalisasi UUP2SK

×

Strategi dan Peran BPR Sukabumi Topang Ekonomi Kerakyatan Di Era Globalisasi UUP2SK

Sebarkan artikel ini
Direktur Umum dan Fungsi Kepatuhan BPR Sukabumi Wibowo Hadikusumah
Direktur Umum dan Fungsi Kepatuhan BPR Sukabumi Wibowo Hadikusumah

Keunggulan lainnya dari BPR Sukabumi lanjutnya menambahkan, BPR Sukabumi saat ini memiliki produk tabungan yang berjumlah 7 produk yaitu (Deposito, Tabungan BANGKIT, Tabungan Ku, Tabungan SIBAROKAH, Tabungan SIWAJAR, Tabungan TAHARA, Tabungan TAPAK).

Bank bjb Tandamata

Sampai dengan bulan Maret ini jumlah nasabah mencapai 56.711 nasabah dengan saldo Rp. 368 miliar. Produk TAHARA yaitu Tabungan Hari Raya menjadi salah satu produk unggulan BPR Sukabumi yang banyak diminati nasabah.

Menjelang bulan suci Ramadhan seperti saat ini BPR Sukabumi mencairkan TAHARA sebesar Rp. 67 miliar dengan jumlah nasabah mencapai 10.908. Ini membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat sangat tinggi kepada BPR Sukabumi dan juga BPR Sukabumi membuktikan bahwa Perusahaan dapat membantu laju perekonomian masyarakat daerah.

“BPR Sukabumi juga memainkan peran penting dalam membantu masyarakat mengatasi masalah keuangan salah satunya dengan menyediakan produk-produk keuangan seperti deposito dan tabungan, BPR Sukabumi membantu masyarakat mengatasi masalah keuangan dan memastikan bahwa uang masyarakat tersimpan dengan aman,” imbuhnya.

Maka dari itu Wibowo mengingatkan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dan takut berhubungan dengan BPR Sukabumi karena dana saudara terjamin dan di jamin oleh LPS. Menurutnya, BPR Sukabumi melakukan penyesuaian peraturan- peraturan yaitu Undang-undang no.4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), Management berharap dengan penyesuaian ini BPR Sukabumi dapat mendorong kontribusi sektor keuangan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadlian guna meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperluas sumber pembiayaan jangka Panjang.

Selain itu, sehubungan dengan UU PPSK tersebut, BPR Sukabumi berganti nama dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat.

Untuk mendukung industri perekonomian yang sehat dan memiliki daya saing yang tinggi BPR Sukabumi dalam menjalankan kegiatan usaha senantiasa memperhatikan prinsip kehatihatian dan manajemen resiko.

Di era globalisasi seperti sekarang persaingan sangatlah ketat dan juga membutuhkan SDM yang mempu mengatasi itu serta memiliki banyak inovasi, begitupun di dunia perbankan, dalam hal ini perbankan memainkan peran penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap produk. Hal ini dilakukan dengan membantu memperluas jaringan dan menyediakan produk-produk yang mudah diakses oleh masyarakat, seperti website perusahaan.