Ekspor diprediksi terus melemah karena pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global diperkirakan melambat. Inflasi diproyeksikan tetap rendah tahun ini, tetapi berpeluang meningkat pada tahun depan.
Sebab, biaya impor lebih tinggi dan mata uang melemah. Penerimaan pemerintah diperkirakan meningkat secara bertahap. Ekonom utama Bank Dunia untuk Indonesia Frederico Gill Sanders mengungkapkan, risiko penurunan atau downside risks bagi Indonesia lebih bersifat substansial.
Sebagian besar berasal dari sektor eksternal. Dia menjelaskan, seiring dengan normalisasi lanjutan kebijakan moneter AS, masih terdapat risiko signifikan dari volatilitas lebih lanjut di pasar keuangan dan pasar modal global.
(ken/c14/sof)



