SUKABUMI– Inovasi di bidang penyuluhan membawa dampak signifikan dalam mendorong kemajuan dan meraih prestasi gemilang. Hal itu dibuktikan oleh penyuluh kehutanan ahli muda CDK Wilayah III Sukabumi, Lilis Rahmayati. Ia telah berhasil menunjukkan bukti nyata dari kontribusinya dengan meraih Prestasi juara I wana lestari tingkat Jawa Barat pada bulan Juni 2023.
Terlebih, sebelumnya Lilis menjadi pegawai berkinerja terbaik tingkat Jawa Barat pada bulan Februari 2023 lalu, melalui inovasi pasar leuweung digital yang berhasil meningkatkan pendapatan kelompok tani hutan di wilayah binaanya.
Dengan mengusung jargon ‘Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera’, Lilis berhasil menorehkan prestasi melalui pendekatan inovatifnya dalam bidang digital marketing. Bahkan, Inovasinya tersebut mampu menciptakan dampak positif yang nyata dalam masyarakat.
Melalui pendampingan yang dilakukan sejak agutus tahun lalu, kami bisa membantu para Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan omset diatas Rp 20 juta per bulan,” ujar Lilis kepada Radar Sukabumi, (29/6).
Menurut dia, Pendekatan inovatif dalam penyuluhan telah memungkinkan peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap melestarikan hutan. Dalam karyanya, ia secara aktif melibatkan masyarakat, terutama anggota KTH dalam kegiatan edukasi dan literasi digital marketing yang menyenangkan dan interaktif, serta langsung dapat dirasakan hasilnya.
“Kami juga berhasil menciptakan solusi baru dalam menangani tantangan pemasaran di era digital. Melalui metode inovatif dan kerjasama yang erat dengan pihak terkait, mampu mengembangkan strategi yang efektif dalam mengatasi masalah ini, yang pada akhirnya membawa kemajuan yang nyata dalam dalam bentuk peningkatan nilai transaksi ekonomi,” aku dia.
Prestasi dalam bidang penyuluhan yang inovatif dan berdampak ini, tidak hanya menginspirasi orang-orang di sekitarnya, tetapi juga memberikan teladan bagi penyuluh lainnya di seluruh negeri. “Semoga dengan apa yang saya berikan, bisa menjadi contoh dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Lilis.
Melalui prestasi yang gemilang ini harapannya adalah, bahwa prestasi akan terus memotivasi dan menginspirasi lebih banyak orang untuk mengembangkan inovasi dalam penyuluhan dan berkontribusi dalam pelestarian hutan dan mensejahterakan masyarakat. (why)






