EKONOMI

Megahnya Pabrik Susu Raksasa di Cikarang, Luasnya Capai 35 Lapangan Bola

×

Megahnya Pabrik Susu Raksasa di Cikarang, Luasnya Capai 35 Lapangan Bola

Sebarkan artikel ini
Megahnya Pabrik Susu Raksasa di Cikarang, Luasnya Capai 35 Lapangan Bola

RADAR SUKABUMI – Kawasan industri di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, kembali mencuri perhatian dengan hadirnya sebuah fasilitas produksi yang megah dan berpotensi mengubah lanskap industri susu di Indonesia, bahkan di kancah global.

Pabrik susu baru milik Frisian Flag Indonesia atau FFI telah resmi beroperasi, membentang di atas lahan seluas 25,4 hektar, sebuah area yang jika dibandingkan setara dengan kurang lebih 35 lapangan sepak bola.

Bank bjb Tandamata

Investasi jumbo sebesar €257 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun digelontorkan untuk mewujudkan pabrik, yang digadang-gadang menjadi pabrik susu terbesar di dunia milik Friesland Campina, perusahaan induk FFI.

Keberadaan pabrik ini bukan sekadar penambahan kapasitas produksi semata, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri dairy regional dan global.

Dengan kemampuan produksi yang mencapai 1 miliar kilogram produk susu per tahun dan kapasitas penerimaan 400.000 kilogram susu segar setiap harinya, pabrik ini menjanjikan peningkatan signifikan dalam ketersediaan produk susu berkualitas.

Keputusan Friesland Campina untuk membangun pabrik sebesar ini di Cikarang, menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap potensi pasar Indonesia.

Dengan populasi yang besar dan tingkat konsumsi produk susu yang terus meningkat, Indonesia menjadi pasar yang sangat menarik bagi produsen dairy global.

Investasi ini tidak hanya akan meningkatkan produksi susu dalam negeri, tetapi juga berpotensi menciptakan ribuan lapangan kerja baru, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari operasional pabrik, logistik, hingga sektor pendukung lainnya.

Selain itu, keberadaan pabrik modern ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peternak sapi perah lokal.

Dengan kapasitas penerimaan susu segar yang besar, FFI memiliki potensi untuk menyerap lebih banyak hasil produksi peternak lokal, meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mendorong pengembangan industri peternakan sapi perah di Indonesia.

Transfer pengetahuan dan teknologi dari Friesland Campina juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas, dan produktivitas peternakan lokal.

Pabrik susu raksasa di Cikarang ini tidak hanya unggul dalam hal skala produksi, tetapi juga dalam penerapan teknologi modern dan komitmen terhadap keberlanjutan.

Fasilitas ini dirancang dengan mengintegrasikan teknologi terkini dalam proses produksi untuk memastikan efisiensi, kualitas produk yang tinggi, dan keamanan pangan.

Otomatisasi dan digitalisasi dalam berbagai tahapan produksi akan meminimalkan risiko kesalahan manusia dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.

Lebih lanjut, FFI juga menunjukkan komitmen yang kuat terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan. Pabrik ini dirancang dengan mempertimbangkan aspek-aspek lingkungan, seperti efisiensi penggunaan energi dan air, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta upaya untuk mengurangi jejak karbon dalam seluruh rantai pasok.

Hal ini sejalan dengan tren global di mana konsumen semakin peduli terhadap produk, yang dihasilkan secara etis dan berkelanjutan. (Pus)