Mahendra Siregar Terpilih sebagai Ketua OJK 2022-2027, Hergun: Gerindra Berikan Figur yang Terbaik

RADARSUKABUMI.com – Mahendra Siregar terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI periode 2022-2027. Terpilihnya Wakil Menteri Luar Negeri RI usai menyelesaikan proses uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI.

 

Selain itu, berdasarkan hasil keputusan rapat pimpinan dan 9 Kelompok Fraksi, disepakati pengambilan keputusan berdasarkan musyaearah mufakat. Selain nama Mahendra, juga diputuskan anggota dewan komisioner lainnya, diantaranya Wakil ketua OJK Mirza Adityaswara, ADK bidang Perbankan Dian Ediana, Bidang Pasar Modal Inarno Djajadi, Bidang IKNB Ogi Prastomiyono, Bidang EPK Friderica Wiyasari Dewi, dan Audit Sophia Issabella Watimena.

 

Terkait hal tersebut, anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan mengucapkan selamat kepada Mahendra Siregar dan Anggota Dewan Komisione OJK terpilih. Dia mengatakan bahwa fraksi partai Gerindra telah bekerja sebaik mungin untuk menghadirkan figur yang tepat dan mampu untuk menjabat sebagai Ketua OJK. Kepada Mahendra, pria yang akrab disapa Hergun, menitipkan agar OJK harus dapat melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

 

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa Fraksi Partai Gerindra akan memilih figur terbaik dari yang terbaik. Bahwa anggota OJK harus yang cerdas, berintegritas, mampu bekerja secara profesional dan memiliki kapabilitas, juga kredibilitas,” kata Heri Gunawan kepada Radar Sukabumi, Kamis (7/4).

 

Diketahui bahwa uji kelayakan dan kepatutan dilaksanakan dua hari, yakni 6 hingga 7 April. Dari 14 nama yang diajukan oleh Presiden RI Joko Widdodo, Komisi XI DPR RI akan memilih tujuh orang.

 

Sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Gerindra pada DPR-RI, Hergun mengingatkan kembali beberapa pekerjaan rumah penting yang harus diselesaikan oleh Mahendra nantinya. Bahwa saat ini OJK menjadi sorotan publik.

 

Berdasarkan catatan per November 2021, terjadi pengaduan sebanyak 595.521 pengaduan. Angka tersebut melonjak 2.200 persen jika dibandingkan pada 2017 yang hanya 25.742 pengaduan.

 

Hergun juga mengingatkan kembali bahwa tujuan OJK dibentuk agar seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan terselenggara secara teratur, adil, transsparan dan akuntabel. OJK juga harus mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil. Serta, mampu melindungi epentingan konsumen dan masyarakat.

 

“Berbagai persoalan di sektor jasa keuangan itu kami ajukan kepada para calon dewan komisioner OJK. Tujuannya agar kami tahu bagaimana strategi mereka mengatasi persoalan-persoalan tersebut,” papar Ketua DPP Partai Gerindra.

 

Beberapa masalah yang harus dihadapi Mahendra dan kawan-kawan adalah tingginya bunga kredit perbankan, kecenderungan penurunan kredit perbankan sejak 2018, melonjaknya angka pengaduan masyarakat terutama terkait pinjaman online (pinjol) ilegal dan produk asuransi unit link, serta pelanggaran di pasar modal yang melibatkan emiten, manajer invesitas hingga pelaku industrinya.

 

“Selamat dan sukses, semoga amanah untuk Bapak Mahendra Siregar serta para anggota dewan komisioner OJK terpilih periode 2022 hingga 2027” ucap Heri memungkas. (izo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *