EKONOMI

JNE Sumbang Rp1 Miliar, Perangi Covid-19

SUKABUMI – Langkah memerangi pandemi Covid-19 terus dilakukan oleh JNE. Kali ini, donasi sebesar Rp1 miliar diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk membantu program-program penanganan wabah virus corona yang berdampak ke seluruh warga ibukota.

Pemberian donasi dilaksanakan pada Jumat 24 April 2020 jam 13.00 WIB di Balai Kota DKI Jakarta.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi datang bersama jajaran manajemen JNE untuk menyerahkan donasi tersebut. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang didampingi oleh Ketua Baznas DKI Jakarta, KH Ahmad Luthfi Fathullah dan Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Efendi, menerima secara langsung dan menyambut jajaran top management JNE di kantornya.

Selaku Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mewakili seluruh warga DKI Jakarta mengucapkan terima kasih atas kepedulian JNE, dan mengapresiasi langkah-langkah nyata untuk memerangi Covid-19.

“Saya mulai mengenal lebih jauh tentang JNE sejak tahun 2012 ketika aktif menjalankan berbagai program dalam Indonesia Mengajar. Bagi saya, JNE merupakan perusahaan yang nilainya sosialnya lebih tinggi dibanding nilai bisnisnya,” tuturnya.

Anies pun menyampaikan salam dan perasaan salut terhadap para ksatria, dan srikandi JNE yang tetap menjalankan amanah pengiriman pelanggan dalam kondisi saat ini.

Dirinya juga berpesan agar semua karyawan JNE yang masih harus bekerja untuk senantiasa menjaga stamina.

“Patuhi aturan-aturan dan petunjuk pemerintah dalam berinteraksi dengan para pelanggan, seperti memakai sarung tangan, masker dan tetap menjaga jarak”, tegasnya.

Donasi dari JNE akan diserahkan kepada Baznas DKI Jakarta dan didistribusikan melalui program-program terkait penanganan dampak Covid-19, terutama pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) yang hingga kini masih sangat dibutuhkan paramedis di berbagai rumah sakit, dan untuk memberi bantuan sosial kepada masyarakat dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepada Radar Sukabumi, M. Feriadi selaku Presiden Direktur JNE menyampaikan rasa syukur bahwa jasa kurir termasuk bidang usaha yang didukung oleh pemerintah dan diperbolehkan untuk tetap aktif beroperasi selama masa PSBB.

“Logistik berperan sangat penting sebagai salah satu penunjang perekonomian saat ini. Hal ini menjadi momentum bagi JNE untuk terus berkontribusi dalam memerangi pandemi covid-19 dan membantu sesama,” kata M. Feriadi melalui keterangan resminya, Rabu (29/4).

Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan untuk mengatasi Covid-19 bertujuan agar wabah ini segera berakhir, sehingga kondisi menjadi stabil dan normal seperti sebelumnya.

“Kita optimis dengan bergotong royong, bekerjasama, dan berkolaborasi bersama pemerintah mau pun berbagai pihak lainnya, maka pandemi virus corona dapat teratasi, sehingga semangat “Bersama Kita Buat Indonesia Sehat” terwujud,” jelasnya.

Hingga kini, lebih dari 20 juta APD telah JNE kirimkan berbagai rumah sakit rujukan covid-19 di seluruh Indonesia. Total tersebut adalah hasil pelaksanaan program bantuan yang bekerjasama dengan berbagai pihak, mau pun program diskon ongkir yang JNE jalankan untuk memudahkan masyarakat dalam mengirimkan APD sebagai kebutuhan yang penting sejak virus corona mewabah pada bulan Maret lalu. (*/sri)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button