Indosat Ooredoo Efektifkan Belajar Daring di Masa Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
SINYAL KUAT: Siswi Kelas 3 SDN Cipanas Kota Sukabumi, Shafa Mumtaz Hidayat saat belajar daring menggunakan jaringan Indosat Ooredoo. (sri/radarsukabumi)

SUKABUMI – Saat ini Covid-19 menjadi pembicaraan yang hangat di belahan bumi manapun. Virus mematikan  itu masih mendominasi ruang publik. Dalam waktu singkat saja, namanya menjadi trending topik, dibicarakan di sana-sini dan diberitakan secara masif di media cetak maupun elektronik. Sehingga WHO pada tanggal 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pandemi global.

Pandemi Covid-19 sampai detik ini masih menjadi kendala utama dalam dunia pendidikan. Kondisi tersebut berakibat pada terganggunya pelaksanaan belajar mengajar di sekolah. Pemerintah pun tidak tinggal diam. Melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia dikeluarkanlah Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Bacaan Lainnya

Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan,red) akhirnya diterapkan sebagai alternatif. Sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa ini dilakukan melalui online, tentunya memerlukan sarana yang memadai salah satunya jaringan internet yang kuat dan handal. Karena guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah.

Indosat Ooredoo sebagai salah satu operator terbesar di Indonesia ambil bagian di dalamnya. Provider seluler terkemuka ini ikut mendukung program pemerintah dalam mensukseskan pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Selain menawarkan jaringan handal dan kuat, Indosat Ooredoo juga hadir memberikan dorongan untuk tetap semangat belajar.

Sebagaimana dikemukakan oleh Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena bahwa kebutuhan utama melaksanakan PJJ adalah tersedianya layanan internet yang handal.

“Selama  pandemi pembelajaran dilakukan dengan daring,  tentunya yang menjadi kebutuhan utama adalah akses internet yang memadai,” ujar Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena kepada Radar Sukabumi, Selasa (17/11/2020).

Pihak Indosat Ooredoo sedari awal konsisten memberikan kemudahan bagi para pengajar maupun pelajar untuk tidak patah semangat dan terus melaksanakan pembelajaran secara daring.

“Kami memberi semangat kepada para pelajar untuk terus belajar meskipun belajarnya dari rumah,  dan juga kepada para pengajar kami dorong untuk terus memberikan pembelajaran yang terbaik bagi siswanya,” terangnya.

Bayu menambahkan pihak Indosat Ooredoo sangat senang bisa membantu pemerintah dalam memudahkan pelaksanaan belajar mengajar, yaitu dengan ikut mendistribusikan bantuan kuota data internet.

“Kami sangat senang bisa ikut andil dalam pendidikan meskipun dalam situasi yang sulit seperti sekarang ini,” kata Bayu.

Pria ramah ini menegaskan, sejak September 2020 lalu, pihak Indosat Ooredoo telah menyalurkan bantuan kuota internet untuk kepentingan belajar dari rumah kepada pelajar dan pengajar di seluruh Indonesia.

Mulai dari siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai mahasiswa mendapatkan bantuan kuota belajar yang besarannya bervariasi, disesuaikan dengan jenjang pendidikan yang diemban mereka saat ini.

Dijelaskan Bayu, PAUD mendapatkan bantuan kuota belajar Indosat Ooredoo sebesar 20GB. Terdiri dari 5GB untuk mengakses semua layanan internet, sedangkan yang 15GB untuk akses khusus pembelajaran.

“Untuk pelajar SD, SMP,  SMA/SMK bantuan yang diperoleh sebesar 35GB, dengan perincian 5GB untuk akses semua, sedangkan sisanya yang 30GB untuk akses situs belajar. Nah adapun untuk kalangan pengajar, itu mendapat total 42 GB bantuan itu terdiri dari 5GB untuk akses semua, dan sisanya untuk kuota belajar,” terang Bayu.

Sedangkan bagi mahasiswa serta dosen, mendapat bantuan kuota 50GB. Dengan rincian 5GB untuk akses semua dan 45GB lagi sisanya untuk akses belajar.

Bantuan berupa kuota data internet yang diberikan pemerintah dalam hal ini Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui  provider salah satunya Indosat Ooredoo mendapat sambutan baik dari para penggunanya. Salah satunya Shafa Mumtaz Hidayat, siswi kelas 3 SD Negeri Cipanas Kota Sukabumi.

Gadis kecil dan lugu itu mengaku senang dengan adanya bantuan kuota internet gratis karena dapat memudahkan untuk belajar dari rumah.

“Saya sangat senang, Indosat Ooredoo telah membantu data sehingga belajar di rumah tetap semangat dan akan terus belajar dengan rajin,” ucap Shafa dengan polosnya.

Apalagi lanjut putri tunggal yang bercita-cita ingin menjadi Polwan tersebut, jaringan  Indosat Ooredoo di tempat tinggalnya bersama kedua orang tua tepatnya di Perumahan Santa Rahestha Kota Sukabumi sangat bagus dan lancar, sehingga memudahkan dalam mengakses tugas-tugas belajar yang diberikan oleh gurunya lewat pembelajaran online.

“Aku kalau belajar di rumah selalu didampingi mama sama ayah, dengan menggunakan Indosat Ooredoo. Alhamdulillah lancar tidak ada gangguan, sinyalnya kuat jadi tidak loading. Karenanya membuat aku makin semangat dalam belajar. Terimakasih pemerintah, terimakasih Indosat Ooredoo,” sambung Shafa dengan gembira.

Ada satu keinginan sampai saat ini yang belum kesampaian siswi kelahiran Sukabumi itu. Yakni keinginan untuk bisa belajar secara tatap muka di sekolah. Selain karena rasa kangen bertemu dengan teman-teman sekelas tentunya.

“Sudah lama tidak bisa belajar di sekolah bersama ibu guru dan juga bisa bermain bersama teman-teman seperti dulu lagi,” ucapnya.

Dirinya secara khusus mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Indosat Ooredoo yang telah memberikan bantuan berupa kuota data internet gratis kepada pelajar dan pengajar di tengah pandemi Covid-19.

“Kepada Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Pak Nadiem Makarim dan juga untuk Indosat Ooredoo saya ucapkan banyak terimakasih, karena sudah membantu kuota data internet. Dengan begitu kita tambah giat lagi dalam belajar,” ucap tulusnya.

Untuk bisa mendapatkan bantuan dari Indosat Ooredoo sampai Desember 2020, para pelajar dan pengajar dapat menggunakan dengan cara mendaftarkan nomor ponselnya kepada pihak sekolah atau kampus tempat mereka belajar yang kemudian akan diteruskan ke Kemendikbud.

Bagi yang sudah memegang kartu Indosat Ooredoo tinggal daftar saja, sedangkan yang belum mempunyai, sekaranglah saatnya untuk mempergunakan nomor ponsel dari Indosat Ooredoo dan nikmati berbagai kemudahan didalamnya.

Bukti nyata lain dari Indosat Ooredoo dalam mendukung pendidikan di masa pandemi Covid-19 adalah IM3 Ooredoo menyediakan paket data lainnya, yaitu paket data kuota belajar melalui paket IMClass dengan kuota 30GB hanya Rp1. Ini dapat digunakan untuk mengakses platform belajar online populer dan portal edukasi universitas yang dapat dinikmati kapan dan di mana saja berada, tentunya dengan durasi masa aktif 30 hari.

Kuota internet tersebut dapat digunakan untuk mengakses aplikasi belajar seperti ruangguru, Quipper, Zenius, Rumah Belajar, dan mengakses ke 300-an portal universitas maupun perguruan tinggi se-Indonesia. Jangan lupa cek aplikasi dan portal universitas maupun perguruan tinggi tersebut di laman berikut klik : IMClass.

Mendikbud Apresiasi Indosat Ooredoo Beri Subsidi Kuota Gratis
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengapresiasi langkah Indosat Ooredoo yang telah memberikan subsidi di program kuota gratis yang diberikan kepada pelajar/peserta didik maupun pengajar atau tenaga pendidik.

“Bukan hanya ke pemerintah, anggota DPR Komisi X, tetapi saya juga spesial mengucapkan terima kasih kepada operator yang telah memberikan subsidi di kuota gratis ini,” tutur Nadiem di sela-sela acara “Peresmian Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020, Jumat (25/9/2020).

Nadiem ingin kerja sama ini dapat berjalan dengan baik sampai batas pemberian kuota gratis berikutnya. Karena dengan begitu, manfaat kuota gratis salah satunya dari Indosat Ooredoo dapat dirasakan dengan baik baik oleh pelajar maupun peserta didik maupun tenaga pendidik. Untuk mendapatkan bantuan kuota gratis sangat mudah. Para penerima tinggal menyerahkan nomor ponsel pintarnya baik kepada kepala sekolah maupun ke kepala satuan universitas. Baru setelah itu kepala sekolah atau pihak universitas yang telah ditunjuk itu mendaftarkannya di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan PDDikti.

“Kalau valid datanya dan hasil verifikasinya baik juga, maka kuota gratis itu akan dikirimkan,” ungkapnya.

Adapun pembagian kuota internet gratis tahap I pada bulan September, telah dimulai tepatnya pada Selasa, 22 September 2020 lalu. Untuk tahap kedua pada 28-30 September 2020. Bantuan kuota data internet untuk bulan Oktober, tahap pertama akan dilaksanakan pada 22-24 Oktober 2020, sedangkan tahap kedua pada 28-30 Oktober 2020. Sementara bantuan kuota data internet untuk bulan November dan Desember akan dikirim bersamaan pada kedua tahap. Tahap pertama pada 22-24 November 2020, sedangkan tahap kedua pada 28-30 November 2020. (sri)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *