EKONOMI

Ikan Asin Makin Mahal

×

Ikan Asin Makin Mahal

Sebarkan artikel ini
widi/radarsukabumi NUNGGU KONSUMEN: Pedagang ikan asin di pasar tradisional Kota Sukabumi menjual berbagai jenis ikan asin.

“Itupun barang yang tersedia hanya ikan berukuran kecil, untuk ukuran besar sulit didapat,” bebernya.
Sedangkan cumi sotong harganya naik sebesar Rp30 ribu, dari Rp80 ribu menjadi Rp110 ribu perkilogram. Harga ikan teri dengan berbagai varian berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kg, biasanya Rp40 ribu-Rp50 ribu.

Harga udang rebon mencapai Rp48 ribu/kg, naik sekitar 5-10 persen. Untuk ikan asin jenis japuh dan lamuru, harganya relatif stabil sekitar Rp30 ribu/kilogram.

Bank bjb Tandamata

” Itu akibat pasokan ikan asin ke para pedagang ikut berkurang, sementara permintaan relatif tetap,” ujar Jajat.
Dikatakannya, para pedagang asin di Kota Sukabumi mendapat pasokan dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Dia juga menerima kiriman ikan asin dari sentra produksi lokal seperti Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Dalam keadaan normal, stok ikan asin bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk beberapa hari ke depan tanpa kenaikan harga.

“Sekarang persediaan ikan asin agak susah dan seret. Dari Palabuhanratu yang biasanya dikirim hampir semua jenis ikan, saat ini beberapa jenis tidak tersedia,” ucapnya kesal.

Dijelaskannya, para nelayan dan pemasok ikan asin dari Palabuhanratu hanya mampu mempertahankan pengiriman beberapa jenis seperti teri nasi, cue petek, dan ceret. Kenaikan harga ikan asin tersebut berpengaruh terhadap omzet penjualan.

“Ya, kenaikan harga komoditas ikan asin ini, akan memicu penurunan omzet para pedagang,” terang Jajat yang mengharapkan pasokan ikan asin dapat kembali normal agar harganya stabil dan omzet para pedagang kembali normal.

 

(wdy)