Meski harga kue kering naik mengikuti bahan baku, Roswitha menegaskan kualitas tetap nomor satu. “Kue yang saya buat menggunakan bahan berkualitas, jadi rasanya memang berbeda dari kue kering biasa,” ujarnya.
Lebih dari sekadar bisnis, Roswitha ingin Nu Cookies menjadi jalan membuka lapangan kerja bagi orang lain. “Saya ingin usaha ini tidak hanya sukses untuk diri saya sendiri, tetapi juga bisa memberi manfaat lebih besar,” katanya.
Kini, Nu Cookies bukan hanya cerita tentang kue kering, melainkan juga tentang ketekunan seorang ibu rumah tangga yang membuktikan bahwa dapur bisa menjadi pintu menuju pasar internasional.(wdy/d)




