SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Sejumlah harga komoditas sayuran di Pasar tradisional Kota Sukabumi merosot tajam hingga Rp 10 ribu. Hal itu terjadi pasca perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H lalu.
Salah seorang pedagang di Pasar eks Pelita, Tomi (41) mengatakan, sejumlah harga sayuran seperti cabai tw, cabai kriting, cabai merah dan bawang merah mengalami penurunan sebesar Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogram.
“Cabai kriting dari seharga Rp 20 ribu menjadi Rp 15 ribu per kilogram, Cabai tw semula Rp 30 ribu menjadi Rp 18 ribu per kilogram. Sedangkan, bawang merah dari Rp 44 ribu turun menjadi Rp 25 ribu per kilogrmanya,” kata Tomi kepada Radar Sukabumi, Rabu (26/8).
Lanjut Tomi, beda halnya dengan harga bawang putih yang saat ini malah mengalami kenaikan dari Rp 15 ribu menjadi Rp 22 ribu per kilogrman. “Padahal harga sejumlah jenis cabai tersebut harga normalnya berada diatas Rp 25 ribu per kilogram. Sejumlah komoditas sayuran itu harganya mulai mengalami penuruna sekitar satu pekan lalu,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah harga komoditas sayuran tersebut mengalami penurunan karena terjadinya daya beli masyarakat yang menurun. Sementara, pasokan barang mengalami peningkatan.
“Sebelum harganya mengalami penurunan, setiap satu jenis sayuran dapat menjual hingga sabanyak 25 sampai 30 kilogram per hari. Tapi untuk saat ini hanya bisa menjual sebesar 10 kilogram per harinya,” ucapnya.
Tomi menambahkan, sejumlah komoditas sayuran yang di pasok dari wilayah Bandung, dan sekitar Sukabumi tersebut hingga saat ini masih aman bahkan sangat melimpah. “Mudah-mudahan semua harga tidak ada kenaikan lagi karena bisa memberatkan para pembeli,” pungkasnya. (bam/rs)





