Apalagi, ia mengaku telah mengantongi nama-nama oknum yang bersangkutan dan telah menyerahkannya pada satgas pangan yakni tim yang dibentuk pemerintah dengan anggota lintas lembaga mulai dari Polri, KPPU, hingga kementerian teknis terkait.
“Ini kita berikan ke teman-teman Satgas Pangan dan dapat dengan mudah didapat dan diketahui untuk penindakan agar tidak ada unsur kesengajaan (sengaja menjual beras kualitas rendah) berulang,” katanya.
Sayangnya, ia enggan merinci lebih lanjut lokasi ataupun keberadaan oknum Bulog yang dimaksud. “Di seluruh Indonesia saya sudah kasih petanya. Nggak boleh dikasih tahu, itu bocor. Pokoknya nanti ditangkap,” tegas dia.
(rmol)



